Meskipun kamu jarang shalat sunnah, usahakan shalat fardhu kamu yang spesial, berkualitas. Ga harus khusyu’ ya syukur syukur kalo bisa khusyu’. Shalat itu dipikir. Ini yg menjadikan orang min ahlil jannah.
Misal gini, saya setelah shalat subuh, di hati saya, saya hidup itu ya menunggu shalat dhuhur. Setelah itu ya menunggu shalat ashar dan seterusnya. Kalo kamu bisa gitu, kamu akan dihitung 24 jam dianggap shalat oleh Allah SWT.
Ka’bul Ahbar (Ka’ab al Ahbar ) ditanya Umar, apa ciri umat Nabi SAW dalam kitab Taurat? Jawabnya, mereka setelah melakukan kebaikan, menunggu kebaikan yg lain.