Day 2 of NakaGeno week, 2021 : Cuddles
Some MakiAn become one of my friends wanted me to do it~ Makimaki pretending to be asleep so he can cuddle Anya~
seen from United States
seen from Italy
seen from Türkiye

seen from Belarus

seen from United States
seen from China

seen from United States
seen from China
seen from China
seen from Belgium
seen from Cayman Islands
seen from United States
seen from United States
seen from United Kingdom
seen from United States

seen from United States
seen from Russia
seen from Italy
seen from United States

seen from Australia
Day 2 of NakaGeno week, 2021 : Cuddles
Some MakiAn become one of my friends wanted me to do it~ Makimaki pretending to be asleep so he can cuddle Anya~
B*set
belakangan ini kenapa sering banget ngomong b*set, ya? :( wk
di angkringan, pas mau pulang, temen saya nanya, “Nilam, abis berapa?” tujuh belas ribu, kata saya. terus saya tanya balik dan dijawab tiga puluh lima ribu. terus saya reflek, “b*set, wkwk.” satu.
kedua, waktu temen saya yang guru les cerita kalau dia lagi stres banget, sampai-sampai soal matematika yang ditanya muridnya masuk ke mimpi dan dia inget persis soalnya kek mana :( saya reflek lagi, “b*seett!” mau ketawa tapi udah :") mau kesian tapi udah juga :") yaudah, wkwkwkwk, kesian amat si kamu temans :") *pukpuk
saya juga gatau kenapa saya sensor kata itu di tulisan ini, wkwk. kayaknya sih lebih ke ragu-ragu apakah kata ini kasar atau ga sopan atau gimana. terus malah kepikiran, loh kalau di tulisan aja saya sensor, kenapa di lisan fasih bener? hadeeh :( wk
saya cek aja di KBBI, eh ternyata,
buset/bu·set/ /busét/ n cak kata makian lembut untuk menyatakan umpatan, keheranan, dan sebagainya
..ternyata emang makian, gais, haha. dan, hei, masih tergolong lembut! :)
oke!
sintesa saya pada akhirnya, fine, kata ini nampaknya cukup aman, yah, ahahah. tapi, akan jauh lebih baik untuk tidak memaki, bukan begitu? :") wkwkwkwk
busee-- banyak banget ketawanya dah ini. eh! uhm..
mari kita sama-sama latihan menahan! ahahahah 😌 atau disubstitusi dengan kata yang lebih baik, barangkali. atau dahlah ketawain aja, gausa ngomong apa-apa, wqwqwqwq
beberapa manusia bertambah tua tanpa mampu untuk jadi bertambah bijak. sungguh waktu yang terbuang percuma. kasihan.
memelena
'Aku benci orang tuaku'.
Tuhan selalu menitipkan rasa kasih dan sayangnya melalui kedua orang tua.
Rasa cinta yang mereka berikan selalu sepenuhnya diberikan, dan rasa cinta yang kita berikan kepada orang tua tidak akan bisa berbanding lurus dengan perasaan yang mereka berikan, itu sudah sunahtullahnya.
Dan rasa itu akan mengalir kepada anak-anak kita. Itulah mengapa semua pertanyaan kasih dan sayang akan terjawab jika sudah menimang si kecil.
Karena itu, Tuhan selalu mengingatkan untuk berdoa kepada kedua orang tua.
Baik jahatnya mereka.
Diam cerewetnya mereka.
Lembut kerasnya mereka.
Disiplin dan tegasnya mereka.
Kita dibekali pelajaran bukan untuk hidup bersama mereka, bukan untuk selamanya tinggal bersama mereka.
Mereka mempersiapkan diri kita.
Menerpa anak-anak mereka
Membekali buah hati mereka.
Agar kelak, di kehidupan selanjutnya anak mereka tidak kaget dengan kehidupan yang keras.
Agar terpaan yang datang sudah menjadi kerikil dimata anak-anaknya.
Namun sayangnya, masih begitu banyak anak yang menyalahartikan kasih sayang orang tuanya.
Padahal jahat mereka tidaklah sama dengan jahatnya seorang penjahat.
Cerewetnya mereka tidaklah sama dengan cerewetnya teman kamu si cerewet.
Kerasnya mereka tidaklah sama dengan kerasnya penjajah.
Hingga terkadang mereka mengambil keputusan 'aku benci orang tuaku' padahal yang mereka benci hanyalah cara pandangan mereka sendiri.
amarah tetaplah amarah. makian tetaplah makian. tidak ada alasan yang membuatnya bisa diterima atau dianggap ringan. bagaimanapun, luka muncul tanpa sempat berdiskusi soal apa penyebab amarah itu.
memelena
BRAWIJAYA PRIDE ❤️❤️🌾 "Senyum sehat dari timur Indonesia" #Makian-ganedalam #baksospdgihalsel2022 #Tomara-bibinoi #pdgihalsel #pdgicabanghalmaheraselatan (di Bibinoi, Maluku, Indonesia) https://www.instagram.com/p/Cd5zSaPprNZZzOimE5k9rzGuuO5ixSvIVYdr-Q0/?igshid=NGJjMDIxMWI=
Ada kemungkinan segala bentuk upayamu akan dicacimaki, atau diberi pujian. Makian dan hinaan adalah risiko, pujian itu bonus.
jnr
Selama kamu belum berhasil,
Apa yang kamu lakukan akan selalu terlihat sia-sia di mata orang lain...
Jika kamu terus mengiyakan ocehan negatif dari orang lain, maka kamu akan terus terpuruk dalam lingkaran kegagalan...
.
.
.