Aku mencintaimu tanpa tapi dan karena, dan kamu meninggalkanku tanpa satu parah kata. Jika Adilmu adalah sebuah kebenaran sayangnya sampai saat ini masih tak bisa ku cerna dengan logika
seen from Germany

seen from United States
seen from China
seen from Pakistan

seen from Australia
seen from China
seen from South Africa
seen from China
seen from Germany
seen from United Kingdom

seen from Ireland
seen from Germany
seen from Malaysia
seen from China
seen from United States
seen from United States
seen from China
seen from Portugal

seen from United States
seen from Italy
Aku mencintaimu tanpa tapi dan karena, dan kamu meninggalkanku tanpa satu parah kata. Jika Adilmu adalah sebuah kebenaran sayangnya sampai saat ini masih tak bisa ku cerna dengan logika
DEWASA
Semakin bertambah tahun manusia bertambah dewasa, usia, tanggung jawab dan harus mampu berdiri tegak..
Manusia dewasa yang berproses untuk berjuang menggapai mimpi akan mengorbankan banyak hal dalam hidupnya, bahkan dia kehilangan hal hal manis mungkin, dijauhkan dari orang orang yang dia sayangi..
Menjadi dewasa itu tidak mudah, pundaknya tak lagi seringan angin berlalu.. dewasa itu dipaksa keadaan untuk menjadi tangguh, kokoh.. diterjang badai ribuan kali ia tidak akan runtuh..
Dewasa.. akan ada part dimana akan berbicara 'andaikan waktu bisa diputar menjadi anak kecil dan remaja mungkin jauh lebih membahagiakan dibanding dewasa' yang penuh dengan problematika
Hobby saya belajar pak...
Belajar menerima kenyataan kalau dia bukan milik saya lagi..
Sesaat aku merasa tersesat menjalani ini, aku mengejar banyak hal dan pada akhirnya melakukan kesalahan. Aku dibutakan dengan harapan dan keinginan hingga akhirnya melewati batas yang aku tetapkan pada prinsip kehidupanku selama ini..
Salah.. ya benar.. aku salah jalan, salah mengambil keputusan dan salah tidak mempertimbangkan banyak hal. Ketika mata tertutup kita cenderung akan melakukan kesalahan walau kita sadar betul itu tidak benar, dan akan tersadar ketika kita sudah sangat jatuh dijurang paling dalam, dimana pada akhirnya yang bisa menolong kita adalah diri kita sendiri.. Trust me, kita akan tersadar dengan sendirinya diwaktu yang tepat dan akan memperbaiki selagi kita mau berusaha melawan kesalahan yang sudah kita lakukan.
Penyesalan itu datang tidak pernah di awal perjalanan, dan seseorang yang mau menyadari kesalahan kemudian meminta maaf selagi memperbaiki keadaan itu jauh lebih baik dari pada melanjutkan melakukan kesalahan..
Menjadi dewasa dengan problematika seperti ini tidak pernah dibayangkan sebelumnya, namun pada akhirnya kamu memang dipaksa harus melewati dan menjalani ini untuk menjadikanmu menjadi manusia yang lebih tahan banting lagi :)
Menanti
Tuhan..
Jika engkau akan mengirim seseorang untuk ku boleh aku meminta..
Jangan berikan yang seperti senja indah namun tidak selalu ada.. jika mendung datang dia menghilang tanpa sisa keindahan..memupuskan harapan harapan yang menantinya..
Aku lelah .. jangan jatuhkan aku kembali pada ia yang membawaku melewati masa masa indah hanya untuk dibawa pada ujung jurang paling dalam bernama luka.
Bilamana memang belum kau berikan seseorang yang akan membahagiakan ku maka Tak Apa.... Akan kuanggap tiket kebahagiaan belum kau berikan sampai kau merasa aku siap menerimanya..
Jika aku merasa jenuh dengan kesendirian ini maka kuatkan aku, teguhkan hati manusia ini agar ia mampu melewati semua ini sendiri, jika ia bisa tanpa seseorang menggenggam tangan nya..tanpa bahu untuk ia bersandar berbagi kesedihanya..
Aku akan menanti hingga saat yang memang sudah TEPAT kau berikan tiket itu untuk ku..
Cinta Pertama
Mengenal mu di masa yang sudah usai tidak sekalipun terselip sesal dalam benakku, kau adalah bahagia dimasanya, tawa yang selalu aku rindukan, dan nyaman yang tidak pernah bisa di ukur dengan angka..
Ku anggap pengakuan terakhir mu adalah jawaban dari ribuan pertanyaan selama kita dekat, biarlah cukup kau dan aku yang tau kenyataan pada waktu itu.. terima kasih pernah memiliki rasa yang sama walau pada akhirnya tetap kuanggap sebelah tangan karena kita tidak bersama..
Kau adalah cinta pertama yang memiliki ruang tersendiri di dalam sana, kuanggap tali silaturahmi yang kau akhiri saat ini adalah bentuk menghargai terhadap pasangan mu.. sungguh aku tidak memiliki harapan untuk mengambil posisi dalam kehidupan mu saat ini, hanya saja aku merasa hubungan pertemanan pun kau juga tidak lagi menginginkan nya..
Butuh waktu bertahun tahun untuk kembali berdiri setelah masa kau beranjak pergi, lelaki yang pernah membuatku 'jatuh cinta'.. sosok tampan yang tidak pernah kehabisan kata kata, senyum hangat yang kau tunjukan di moment bahagia..
Yaa kita begitu rumit, hingga aku tidak pernah bisa benar benar memahamimu. Jika kau nanti mengikat janji sehidup semati, tulus ku ucap atas bahagiamu.. ikhlasku ada semenjak kau mampu mengatakan isi perasaan mu, mungkin pada waktu itu aku hanya butuh jawaban dari semua pertanyaan ku.. walau berakhir tidak bisa memilikimu setidaknya aku pernah memiliki ruang dihatimu.. jika kau lebih cepat mengatakan nya mungkin bertahan dalam keadaan terluka bisa diakhiri lebih cepat dari seharusnya..
Terima kasih cinta pertama pria berkacamata, selalu bahagia dan jangan lagi bertemu dengan luka..
#Minggu 5 april 2020
Jika bisa diberikan kesempatan aku ingin memperbaiki semuanya
Memperjuangkan perasaan ku sebelum engkau mengenal dia
Menutup rasa malu agar bisa menggengam tangan mu..
Mencintaimu dalam diam begitu menyakitkan kala itu, berpura pura biasa saja sangat menyesakan..
Bukan salahmu..
Kehilangan kesempatan adalah kebodohanku.. kau tak pernah mengatakan tak menyukaiku, aku yang tak mampu bertanggung jawab atas perasaan ku..
Menghilang menjadi bentuk rasa amarahku.. marah akan diriku yang kehilangan sebelum memilikimu.. aku yang membuatku kehilangan mu, kehilangan kamu yang selalu membuat rekah senyum ku..
Aku tak bisa memutar waktu, penyesalan ku tak akan mengembalikan mu disisiku, kamu.. akan selalu memiliki ruang tersendiri di dalam hatiku, tidak tergantikan meski hadir sosok baru..
Kamu itu kenangan, cinta, bahagia dan juga luka..
Yang tidak akan terhapus oleh waktu dan kenangan baru..
Silahkan untuk mencintai atau dicintai asal tanpa kata 'karena'.. Dalam cinta sebenarnya tidak mengenal kata 'karena'.. jika kata itu mengawali sebuah rasa maka sesungguhnya itu bukan lah cinta yang sebenarnya
#merliann15.3.20