Perjalanan yang begitu melelahkan sekaligus menyakitkan, membuatku belajar bahwa tidak ada sukses yang diraih dengan kesenangan. Tidak ada keberhasilan yang diraih tanpa air mata.
Dan hari ini, aku benar-benar ingin lebih baik lagi. Kutekankan pada diri sendiri bahwa perubahan baik diawali dari mengubah kebiasaan yang buruk dalam diri. Aku juga ingin menjadi seorang yang bisa dibanggakan oleh kedua orang tua. Bisa sukses menjadi sosok yang selama ini kulangitkan di dalam doa. Niatku benar-benar kuat untuk berubah. Kupikir setelah hijrah, hidupku akan aman-aman saja. Rupanya tidak. Bahkan lebih rumit dari sebelumnya. Sebelum aku mengenal dekat Sang Pencipta.
Keluar masuk tempat kerja yang baru. Galau dengan keputusan-keputusan yang kadang tanpa pikir panjang terlebih dahulu. Dan masih banyak lagi beban pemikiran yang hari ini menjadikan diriku jauh lebih bijak dalam bersikap. Setelah kulalui proses pembersihan dari dosa-dosa, aku merasa Allah semakin memperketat peraturanNya padaku. Hingga hatiku akan sangat peka jika di tempat kerja ada sesuatu yang bertentangan dengan syariatNya.
Oh Tuhanku, betapa Engkau tidak ingin aku terjerumus dalam lubang hitam lagi. Sekecil apapun itu. Terimakasih, Allah-ku.
Akhir-akhir ini, Allah mengujiku dengan begitu banyak hal yang menyakitkannya, sampai-sampai aku hampir menyalahkan Dia atas hal buruk yang aku alami hari itu. Tetapi sesaat setelahnya, ada yang berbisik di hati kacilku"tenang saja, Allah tidak mungkin dusta. Dia hanya ingin melihat kesungguhan kamu dalam bertawakal kepadaNya. Allah selalu bersamamu. Jangan menyerah ya. Aku mohon. Mintalah Allah tuntun langkah kakimu itu agar selalu dalam ketaqwaan."
Butiran bening itu tak hentinya mengalir di pipiku. Seakan merasa dari atas sana Allah sedang tersenyum melihat aku tertatih seorang diri karena menjalankan perintahNya. Godaan syaiton terus berdatangan, berbisik "Bukankah sudah kukatakan padamu bahwa Allah tidak akan menolongmu. Lihatlah sekarang, tak seorang pun yang mau menolongmu" Hampir saja aku mengiyakan. Tetapi nuraniku berontak berkata bahwa itu tidaklah benar.
Dan hari ini, Allah membuktikan padaku bahwa apa-apa yang telah kutinggalkan demi sebuah ketaatan, akhirnya Dia ganti dengan sesuatu yang berkali-kali lipat jauh lebih baik dari sebelumnya. Aku kembali melihat keajaibanNya, dan keyakinanku padaNya bertambah kuat padaNya.
Allah-ku, jika saja aku bisa meluangkan waktuku lebih banyak untukMu, pasti akan aku lakukan agar Engkau selalu mencintaiku. Kumohon, tuntunlah langkah kaki ini agar senantiasa berada dalam jalur ketaqwaan, kepadaMu. Ringankanlah lisan ini untuk selalu berdzikir mengingatMu. Dan jadikanlah aku salah satu hambaMu yang layak menghuni surgaMu.
@gadisturatea















