antara jalan, teh manis dan rumahmu
jejak langkah ini mungkin telah lelah, habiskan waktu tuk lalui jalanan yang sama.
setahun, atau mungkin dua setengah.?
aku tak pernah yakin tepatnya. karena tak pernah kuhitung dengan angka-angka.
namun, yang aku tau adalah betapa bahagianya hati saat menuju kesana.
menemuimu penuh bangga tiada terkira.
walau hanya sekedar untuk berbincang atau hanya sekedar memandang parasmu tanpa ada kata-kata.
kadang juga hanya untuk menikmati segelas teh (sangat) manis buatanmu. namun, itu tak memudarkan keinginanku untuk terus menerus kesana.
karena disana kurasakan sejuk walau panas, kurasakan hangat walau dingin sedang menggila.
tempat dimana aku bisa tertidur walau bukan di rumah, tempat dimana waktu bisa berhenti sejenak (saat kulihat senyumanmu), tempat yang selalu bisa menggantikan lelah dari tiap kilometer yang kutempuh, tempat yang biasa kamu sebut dengan rumah dan pernah ku sebut sebagai tujuan.
----------------------------------------------------------------------------------------------
untuk jalanan yang menjadi teman setia, jalan menuju tempat dimana hatimu biasa kujumpa. dimana teh sangat manis buatanmu (tapi aku suka) yang selalu menyambutku. untuk tiap senyummu yang tak pernah lelah menyertai pulangku. terima kasih !.