"Sesungguhnya kita selamanya mencintai diri kita sendiri. Bahkan ketika kamu mencintai orang lain, itu sesungguhnya kamu bukan mencintai orang lain. Melainkan kamu mencintai dirimu sendiri, cuman seolah-olah syaratnya adalah orang lain juga mencintai dirimu.
Dan itu tidak salah, itu adalah cinta yang berkembang. Kemudian lebih lebar lagi, kamu berkeluarga itu cinta yang lebih lebar lagi. Kemudian lebih lebar lagi, kamu cinta kepada anak itu cinta yang tanpa syarat. Dan cinta itu kemudian melebar lagi, mencari tempat dimana cintanya terus dan ingin berkembang. Karena ini merupakan naluri dari cinta.
Sepemahaman saya, agama juga mendorong cinta. Karena ketika cinta berkembang menjadi sejagad raya, kamu tidak akan menemukan yang lain kecuali cinta kepada Tuhan.
Itu menurut saya, cinta itu seperti tumbuhan. Seperti sesuatu yang tumbuh di dalam manusia."