
seen from United States

seen from Türkiye
seen from United States

seen from Netherlands
seen from United States

seen from United States
seen from China

seen from United States
seen from United States
seen from Germany
seen from United States
seen from China

seen from Germany
seen from China

seen from United States

seen from Germany
seen from United States
seen from China

seen from United States
seen from United States
/RA Ū/
Satu kata yang bisa menggambarkan perempuan ini; Louve.
Putri-putriku, jadilah liar. Akan kuberikan pada kalian yang ibuku tidak mampu berikan. Akan kulimpahkan pada kalian yang beliau ambil dariku. Akan kusampaikan kepada kalian yang tidak diketahui ayahku. Akan kusingkapkan yang beliau coba tutupi. Akan kuizinkan kalian melakukan yang mereka larang dariku. Mengatakan yang mereka tidak ingin aku ucapkan. Atas nama cinta dan perlindungan. Berendam dalam derita dan ketidakberdayaan. Dilanggengkan adat dan tradisi.
Putri-putriku, kalian akan belajar apa itu kehidupan. Keindahan, kekejaman, kemurnian, dan kenyataan. Kalian akan jelajahi semesta megah. Sentuhlah bulan yang berayun di atas gelombang pantai kala malam berbintang. Menyelamlah dalam Fyord sambil melewati gua permata. Saksikan burung berlari dengan kura-kura dan orang hutan. Pergilah kagumi keindahan bukit Tehuacan.
Terbanglah, lepas bebaskan diri kalian, jangan kalian gentar. Alam adalah saudara perempuan kalian. Belailah air, tataplah langit. Peluklah bumi, biarkan semangat menyala berapi.
Cintai tubuh dan hati kalian. Dengarkan insting, jangan ragukan intuisi. Bukalah kotak itu, Pandora-pandoraku. Masuklah dalam ruangan yang dikunci si Janggut Biru. Tidak ada yang perlu kalian takutkan selain kenaifan. Kalian adalah serigala betina, Hypatia, prajurit perang, jenderal Mulan. Kalian adalah perempuan. Tampilkan feminitas kalian yang terliar.
Meski untuk itu, maafkan ibunda kalian. Memasukkan yang satu dan mengeluarkan yang lain. Dia yang dengannya aku dapat menenun kalian dalam rahimku. Dia yang dapat menjadi kakak laki-lakimu beserta pendahulunya. Maafkan ketidakhadiranku pada beberapa senja musim panas. Untuk menjadi bahagia sebelum memanjakan kalian. Untuk tetap menjadi perempuan setelah menjadi seorang ibu. Terimalah terlebih dahulu kematianku, putri-putriku. Biarkan perempuan tua ini menutup mata. Sebelum kalian menjadi Vasilisa
Ini adalah salah satu prosa dari karya Clarissa Pinkola Estés, Women who run with the wolves: Myths and stories of the wild women archetyp, 1992. “Ada serigala betina dalam diri tiap perempuan.” adalah salah satu pesan yang aku tangkap dari buku ini. Serigala betina sebagai representasi dari perempuan liar.
Memiliki penginderaan yang tajam, intuisi kuat, kepedulian terhadap sesama, keberanian, kemampuan beradaptasi dalam berbagai situasi dan kondisi, kekuatan, dan daya tahan.
Jika kamu tidak menyadarinya, itu karena keliaranmu sejak lama ditekan oleh masyarakat.
Liar di sini bukan dalam makna negatif yang merendahkan seperti tidak terkendali. Liar mengandung arti kebersatuan dengan alam; Menjalani kehidupan secara alami, mengikuti irama kehidupan, serta aspirasi-aspirasi yang terdalam.
Tulus, autentik, dan bebas kompleks
Jangan bayangkan perempuan liar sebagai sosok mengerikan. Kamu adalah pribadi yang hangat dan autentik. Kamu jujur dengan dirimu sendiri dan orang lain. Kamu tidak berpura-pura menikmati persahabatan hanya karena khawatir tidak punya teman. Kamu tidak takut akan penolakan sosial.
Kamu bisa beradaptasi sambil tetap menjadi diri sendiri. Kamu menjalin persahabatan secara tulus, bukan untuk memenuhi kebutuhan diri dicintai atau dihargai. Kamu sudah bebas dari kompleks semacam ini. Karena kamu telah mencintai diri sendiri, kamu punya identitas sendiri. Kamu tidak mengizinkan orang lain mengatakan apa yang harus kamu lakukan.
Dengan kamu yang tidak membiarkan masyarakat menetapkan kriteria kecantikan, bahwa kamu harus langsing dan putih untuk menjadi cantik. Kamu tidak dicengkeram oleh tirani kecantikan. Perempuan liar paham bahwa sebagai perempuan, kamu tidak berfungsi untuk menyenangkan orang lain apalagi memuaskan tatapan orang lain.
Tegas, berani, dan otonom
Perempuan liar tidak otoriter tetapi tegas, berani, dan otonom. Kamu mandiri dalam mengambil keputusan dan tidak membiarkan diri dikekang oleh norma-norma. Kamu tidak merasa wajib mengikuti garis kehidupan “normal” yang ditetapkan masyarakat. Kamu akan menikah atas keinginan pribadi karena menganggap diri sudah siap, sudah menemukan pasangan yang dengannya dapat menjalin hubungan setara. Kamu tidak menikah hanya karena sudah berada di "usia menikah,” karena desakan keluarga, atau karena teman-teman sudah menikah. Kamu berani mengambil keputusan “kontroversial” yang mendobrak nilai-nilai tradisional jika menurutmu itu adalah yang terbaik tanpa khawatir dicemoohkan.
Bangkit dan belajar dari pengalaman
Ketika keputusan kontroversial yang pernah kamu ambil ternyata tidak membuahkan kebaikan sesuai yang kamu harapkan, perempuan liar tidak menyalahkan diri ataupun orang lain.
Saat hubungan tidak semulus yang kamu bayangkan atau karir tidak segemilang yang kamu harapkan, kamu tidak akan terpengaruh oleh kalimat-kalimat seperti “begitulah jika kamu tidak nurut omongan orang tua,” “jangan menikah dengan pria beda agama/suku/status sosial,” dan “memilih jurusan yang tidak jelas masa depannya.”
Praktik budaya "pembangkitan rasa bersalah" semacam ini telah membunuh karakter liar perempuan. Syukurlah, kamu tidak terjebak di dalamnya. Seperti serigala betina, kamu menjadikan pengalaman-pengalaman semacam ini untuk melatih ketajaman insting dan kepekaan intuisi agar tidak lagi terperangkap dalam "bahaya" yang sama. Perempuan liar tidak pernah melarikan diri dari masalah; Kamu tegar dan berani menghadapi masalah seberat apa pun. Kamu tidak membiarkan diri larut dalam rasa bersalah dan keterpurukan.
Apa hal buruk yang dapat terjadi ketika sudah kehilangan semuanya, bahkan kehilangan harapan? Tidak, yang paling buruk sudah berlalu dan akan menjadikanmu lebih kuat. Perempuan liar tahu saatnya bangkit. Sudah hampir mati sekalipun, terseok, serigala betina akan bangkit.
Kapasitas mencintai
Seperti serigala betina, perempuan liar setia dan penuh cinta. Kamu mampu mencintai berulang kali dengan pasangan yang sama. Kamu memahami bahwa dalam sebuah relasi, ada kematian dan kelahiran kembali. Kamu mampu menerima dan memaafkan.
Kamu menerima bahwa cinta bertransformasi, bahwa gairah menggebu-gebu akan berganti dengan keakraban dan komitmen yang lebih matang. Dengan senang hati, kamu berdansa dengan pasangan, menyesuaikan langkah kaki untuk menjaga keharmonisan hubungan.
Bila karena satu dan dua hal, hubungan tidak dapat dipertahankan, perempuan liar mampu dan berani mencintai kembali. Karena sebagai perempuan liar, kamu menyatu dengan alam. Alam adalah simbol kehidupan, bukan kematian.
Perempuan liar menghargai dinamika hidup, cinta yang pergi dan akan datang. Kamu punya kapasitas mencintai, kamu tahu bahwa perpisahan akan mendatangkan cinta yang baru, yang lebih kuat dan menggebu.
Perempuan liar bukan perempuan sempurna. Keputusan-keputusanmu tidak selalu benar. Tetapi kamu belajar dari pengalaman untuk bangkit, menjadi lebih baik, dan lebih kuat. Jika kamu pernah naif, kamu belajar untuk tidak lagi naif.
Bila saat ini kamu merasa hidup kering dan monoton, bila kamu dicekam ketakutan, rasa bersalah, kepahitan, kesedihan. Bila kamu merasa terkekang, dikendalikan, tidak berdaya, dan putus asa, itu pertanda ada energi keliaran dalam dirimu yang mendesak untuk dikeluarkan.
Dalam diri setiap perempuan, yakinlah ada kekuatan luar biasa dipenuhi insting, kreativitas, semangat, dan kebijaksanaan.
Perempuan, jadilah liar.
Pejamkan mata, dalam keheningan,
dengarkan lolongan serigala betina.
Bangkitlah, bertarunglah.
–––––––––––––––––––––––––––––
Tulisan ini terinspirasi dari seorang perempuan yang tangguh dan teguh pendiriannya. Sekali lagi terima kasih sudah menginspirasi serta mengingatkan untuk tetap menjadi manusia, @crackedcocaines
Umeon doodles
Some Inktober stuff. Getting back to work on my webcomic and revamping some of the characters :)