
seen from United States
seen from China
seen from United States
seen from United States

seen from Ireland
seen from China
seen from China
seen from United States
seen from Russia

seen from Malaysia
seen from United States

seen from United States
seen from Palestinian Territories

seen from United States

seen from Kuwait
seen from United Kingdom
seen from Malaysia
seen from United States
seen from Netherlands
seen from Singapore
Pertemuan dengan orang baik, selalu membaikkan
Pertemuan dengan orang tulus, selalu melahirkan ketenangan
Pertemuan dengan orang pintar, selalu meluaskan wawasan
Pertemuan dengan orang sholihah, selalu mengingatkan
Terima kasih ibu guru yang baik, tulus, pintar dan sholihah untuk pertemuan yang membaikkan, melahirkan ketenangan, meluaskan wawasan dan mengingatkan.
Meminjam sedikit liriknya Sal Priadi, "Tuk petualangan ini, mari kita ketuk pintu yang sama, membawa aamiin paling serius seluruh dunia"
—Auxiliary, Sebuah Kontemplasi Ramah Tamah
1 September 2019
Sepasang
Kelak jika ada yang jatuh padamu, tegaskan padanya bahwa dalam satu raga tidak selalu ditemui kepingan yang sempurna, akan ada kepingan-kepingan tak beraturan atau bahkan tidak sempurna bentuknya.
Tegaskan padanya bahwa dalam satu raga akan ditemui banyak kekurangan didalamnya, tapi beri tahu juga bahwa kau siap memperbaiki nya.
Bukan karena dia, tapi karenaNya. Ia hanya pembimbing untuk pengikut. Imam bagi ma’mum.
@yumisstrynsh
Dirinya, setelah berkali-kali terjatuh, gagal dan sakit hati karena terlalu berharap pada dunia dan manusia.
Dirinya, setelah banyak air mata yang terjatuh.
Dirinya, yang berkali-berkali berusaha untuk menguatkan dan meyakinkan diri, bahwa hari esok akan lebih baik dari hari kemarin dan hari ini.
Dirinya, yang tubuhnya pun lemah tak berdaya karena sudah terlalu rapuh.
Namun, dibalik sedih, sakit dan rapuhnya. Dirinya percaya, bahwa Allah akan memenuhi janji-janjiNya. Kelak Allah akan membahagiakan dirinya entah dengan keajaiban yang seperti apa. Sungguh, percayalah hari itu pasti akan datang.
Duhai, jiwa yang lelah.
Percayalah kepada Allah, sujudlah padaNya, berserah dirilah padaNya.
Serahkan hidup dan matimu hanya kepada Allah, janganlah engkau berharap selain kepadaNya.
Definisi Sholihah,
Kemudian aku faham bahwa menjadi seorang hafidzoh tidak lantas membuat kita menjadi wanita yang Sholihah, karena apa?
Karena kemampuan menghafal tidak lantas sama dengan kemampuan memahami dan mengamalkan, seseorang bisa dengan mudah menghafal dan melafadzkan Al-Quran namun untuk mengaplikasikannya butuh perenungan dan kepekaan hati dengan level tinggi
Nyatanya, tak sedikit para penghafal quran namun ada nya tidak mencerminkan diri sebagaimana apa yang dipelajari, padahal sejatinya ilmu bukanlah apa yang dihafal tapi apa yang diamalkan (imam Syafi'i).
Pun dengan definisi sholihah, akhwat Sholihah bukan hanya ia yang memiliki hafalan berjuz-juz atau bahkan hafidzoh, faham dan mampu mengaplikasikan setiap ilmu yang dia pelajari itu pun sudah termasuk Sholihah (berhijab sesuai syari'at misalnya), rajin beres-beres kamar atau mengerti dengan tugas dasar seorang wanita, itu pun bagian dari definisi Sholihah, kalian tentu punya definisi tersendiri, bukan?
Apa yang sebenarnya yang kamu inginkan ketika kau memamerkan dirimu. Untuk mendapat tanda suka lebih banyak, dikenal banyak orang, atau karena faktor kesepian.
Apa kau yakin apa yang kau lakukan itu dapat menimbulkan manfaat, sedang cara pandang seseorang itu berbeda-beda. Ada yang dilihat dari captionnya; ada yang melihat viewnya, bagaimana ia bisa mendapat foto yang menarik untukk dipandang. tapi hanya sedikit orang yang seperti ini; dan yang paling banyak, mereka melihat dari ketampanan, kecantikan, dan lekuk tubuh yang ia pamerkan.
"Jika kau tak membuka bungkus gula-gulamu, maka semut tak akan datang."
'Aku mah bodo amat dengan yang mereka lakukan,' jika itu dalihmu ketika ditanya. Mereka pun akan berdalih sama seperti itu.
bukannya sok-sokan aku berkata seperti ini. Aku hanya berharap kau dapat menjaga diri dengan sebaik-baik penjagaan. Tetaplah cantik dengan penjagaanmu, tetaplah angggun dengan kesucianmu. Aku harap kau menjadi mawar di tepi jurang, dan seorang lelaki berjiawa kesatria yang dapat mendapatkanmu.
"Karena, sebaik-baik perhiasan didunia ini adalah wanita sholehah."
Mental Quick Note !
Quick note; mengapa masih banyak yang menganggap pernikahan menghambat pendidikan dan begitu juga sebaliknya, dengan alasan masing-masing punya passion, atau kata-kata prioritas lain-lain? Pernikahan dan pendidikan itu ibadah !
Saudaraku laki-laki, contohlah Ghaziyah bin Amr !! Suami dari Ummu Umarah ! Ia, istrinya, dan anak-anaknya turun melindungi Rasulullah, bahkan istrinya dijuluki “Perisai Perang Rasulullah” ! Mereka berkeluarga, mereka saling mendorong tiap-tiap insan untuk berjuang di jalan Allah. Ia sangat senang dan menopang istrinya berjuang, membantu prajurit yang terluka dan berperang melawan musuh Rasulullah dengan pedang dan perisai. Bayangkan perang uhud, ketika Rasulullah sempat defenseless, seketika langsung Ummu Umarah melindungi Rasulullah sampai punggungnya terkena tebasan pedang, apakah aurat beliau tidak terlihat? Ketika dirawat pasca peperangan Uhud, apakah rekan-rekan muslim marah terhadap beliau? Sekali-kali tidak, Allah memuliakan beliau sekeluarga. Perempuan sholihah adalah perempuan yang berperan di jalan Allah dengan jalan masing-masing. Anda kira Khadijah ra. ketika berdagang, dilarang Rasulullah? Tidak, Rasulullah tercinta menopang dirinya berdagang ! Laki-laki adalah qowwam bagi perempuan, bukan sekadar pemimpin, tapi bertanggung jawab mendidik mendorong keluarga untuk berkontribusi di jalan Allah. Dorong istri anda untuk mengenyam pendidikan setingginya, berkontribusi bagi masyarakat semampunya, dalam hak dan kewajibannya bagi suami dan anak-anak. Tempat Khadijah , ‘Aisyah , Fathimah radiyallahuanhumma adalah di jalan Allah, mulai dari dapur, medan peperangan, sampai diplomasi antarnegara !
Saudaraku perempuan, jangan menahan diri anda dari mengenyam pendidikan yang tinggi ! Umat ini memerlukan perempuan cerdas ! Anda kejar itu semua, tarik itu semua, untuk kemajuan umat. Requirements perempuan sholihah untuk suami dan anak-anak sudah jelas di An-Nisa ayat 34, taat kepada Allah dan suami serta menjaga diri itu prioritas utama, dan ingat bahwa potensimu untuk umat pun ada di masyarakat. Investasikan potensi diri anda setinggi-tingginya, didiklah anak menjadi sebaik-baik insan, dan jadilah anda ahli di bidang kesehatan, bidang ekonomi, bidang pendidikan, bidang apapun ! Sekarang saya tanya, mana yang disukai Allah di sela-sela mengurus keluarga, apakah menonton film korea, atau belajar untuk menyusun tesis S2? Yang mana yang disukai Allah di sela waktu mengurus keluarga, anda sibuk posting foto instagram, atau melayani pasien yang konsultasi kesehatan? Masih ada rekan muslimah lain yang mengeluh dengan lelahnya kuliah lalu berkata, “ah udah pingin nikah saja, aku lelah,”. Tahan, apakah pernikahan itu merupakan titik istirahat? Sekali-kali tidak. Pun masih ada rekan yang berkata, “aku enggak nikah aja ah, nanti ganggu aku kerja,”. Tahan, apakah kamu rela melewatkan separuh agama, terhindar dari fitnah, dan tidak mempunyai keturunan? Kenyam pendidikan setinggi-tingginya, bahkan, sepasang suami istri diperbolehkan bila untuk menunga kehamilan sementara karena hendak menyelesaikan masa studi. Itu kaum muslim. Berkeluarga dan mengenyam pendidikan setinggi-tingginya adalah, sekali lagi, ibadah wajib kita !
Ikhwahfillah, tulisan ini berdasar dari kekesalan saya dengan society, entah di luar negeri sampai di lingkungan sekitar saya sendiri. Sepemahaman saya terhadap hidup Rasulullah SAW, kita harus memaksimalkan potensi diri kita dan orang lain. Bila kita bicara passion, maka yakinkan kembali, passion (semangat) anda hidup itu apa? Umat muslim yang dicintai Allah itu adalah umat yang passion-nya berjuang di jalan Allah. Khadijah ra. passion berjuang di jalan Allah melalui jalan berdagang, Rasulullah SAW gemar bersedekah, hasilnya ridho Allah turun bagi mereka berdua. Sampai Khadijah mendapat salam dari Allah, yang mana membuat bidadari lain cemburu padanya.
Kenyataan di masyarakat sekarang, mereka enggan berkeluarga karena khawatir passion mereka terhambat. Coba kembali kita definisikan makna passion itu sendiri apa, passion anda apakah “senang mendalami bidang itu” ataukah “semangat berjuang di jalan Allah”. Suami yang baik adalah suami yang ada di samping istri, bukan di depan atau di belakang, menopang semangat istri untuk berjuang di jalan Allah.
Sadari keadaan umat , cari apa yang dibutuhkan umat ! Satukan visi-misi berkeluarga, ambil pendidikan setinggi-tingginya, kerjakan kewajiban utama untuk pasangan dan anak-anak, jadilah keluarga yang paling bermanfaat bagi masyarakat !
Dari pancaran wajahnya yang tenang, sendu dan bercahaya, berbalut pakaian takwanya. Ia menundukkan pandangan. Ia, wanita itu terlihat biasa namun mampu menggetarkan jiwa. Ketika dilihatnya hati menjadi tenang dan tentram. Terlihat dari kejauhan, ia berjalan menuju sebuah masjid yang didalamnya akan mengadakan pengajian. Dengan menggunakan gamis hitam dan khimar panjangnya juga berwarna hitam. Tak tergoda sedikitpun dirinya untuk melirik kesana kemari hanya untuk melihat keramaian yang juga dipenuhi para ikhwan. Sampainya ia didalam masjid, segeralah ia menunaikan sholat 2 rakaatnya. Wajahnya terlihat sangat tenang, dan semakin tenang ketika ia terlihat khusyu bermunajat kepada Rabbnya. Lalu, setelah selesai menunaikan sholat 2 rakaatnya, ia mengambil tempat duduk demi menunggu kajian dimulai. Dan, ia pun membuka tas kecilnya, dan mengeluarkan mushaf berwarna pink. Ia, masih sendiri duduk disana, hanya ditemani dengan mushaf tercinta.
Percayalah, dibalik tenang dan tentram wajahnya yang terlihat oleh kasat mata manusia. Ada sejuta kesedihan dan permasalah hidup yang mendera didalam jiwanya. Hanya saja, itulah yang membedakan, ia dengan wanita lain. Sedih dan bahagianya, ia hanya ingin utarakan pada kekasihnya yaitu Allah subhanahu wa ta'ala. Tak ingin ia mengumbar-umbar tentang dirinya kepada banyak orang, cukup dirinya dan Rabb saja yang tahu apa yang sedang menimpa dirinya.
Duhai wanita sholiha, tetaplah engkau bertahan dalam kesabaran dan dalam ketakwaan pada Rabbmu. Lawanlah hawa nafsumu untuk mengumbar-umbar tentang dirimu. Tetaplah seperti itu, terlihat tenang dan tentram, menebar kebaikan.
Duhai wanita sholiha, jadilah bidadari syurga. Jadilah kecintaan Allah subhanahu wa ta'ala.
Istiqomahlah dan teruslah memperbanyak amal sholihmu.