
blake kathryn
No title available
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year
h
hello vonnie

ellievsbear
One Nice Bug Per Day
Alisa U Zemlji Chuda
ojovivo
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ

Janaina Medeiros
dirt enthusiast

Product Placement

Discoholic 🪩

oozey mess

@theartofmadeline
tumblr dot com
Monterey Bay Aquarium

JVL
Today's Document
seen from United States

seen from Malaysia

seen from Türkiye
seen from Morocco

seen from United States
seen from United States
seen from Malaysia

seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from Canada
seen from Malaysia
seen from United States
@ruang-gerak
WISUDA Untuk sebagian besar tenaga pendidik dan kependidikan SMPIS, wisuda kali ini mungkin terasa berkesan, sebab ini adalah wisuda Angkatan #12 Reguler dan Angkatan #1 Boarding school. Ya, angkatan pertama. Untuk guru2 yg mendampingi santri2 dari sejak awal mereka masuk hingga lulus, dengan segala cerita suka, duka, gemes, dongkol, haru dan diwarnai berbagai apresiasi dan tak jarang konsekuensi disetiap harinya, moment wisuda ini pasti menjadi moment haru yang mengingatkan bahwa moment2 itu segera membekas jd kenangan. Saya pribadi baru bergabung ketika mereka duduk dikelas 8. Hanya 2tahun, tapi melihat mereka dikalungi samir, dikasih slempang, haru juga rasanya. Ya ampun, udah pada mau SMA. Alhamdulillah semua lulus dengan hasil yang memuaskan dan maksimal sesuai standarnya masing2. Walaupun tidak bisa dibilang "masuk bersama, lulus bersama", karena ada beberapa teman yang memilih pindah almamater ditengah jalan, tak apa. Kita punya tempat terbaik masing2 untuk tumbuh. Selamat wisuda teman2, selamat menghadapi dan menyelesaikan tantangan selanjutnya. #wisuda #wisudaangkatan1smpisbs #1generation #smpisbs (di SMP Istiqomah Sambas Boarding School) https://www.instagram.com/p/BzNjLx7h8brg8j0wlZzhe-B24_IhMROqaRol8k0/?igshid=1exmxu23gvxbt
Aku, Kamu
Kamu, bersama lemah dan hebatmu adalah sempurna. Kamu, bersama tulusmu adalah kasih sayang Sang Maha. Kamu, dalam pelukku adalah perantara rinduku padaNya.
Aku, bersama lemahku, terima dan genapilah. Aku, bersama khilafku, maaf dan ingatkanlah.
Aku, bersama rinduku, pulanglah.
Jika ada hal yang ingin sekali kulakukan dengan benar, maka itu adalah mencintaimu.
Ya, aku ingin mencintaimu dengan benar, suamiku
dengan hati bersih dan akal sehat
Aku ingin mencintaimu dengan benar,
Bukan dengan gelimang ego, yang ingin melulu dimengerti tanpa mengakui.
Aku tidak ingin menjadi buta dengan mencintaimu,
Yang membuat kita terlena dalam ruang sempit kita sendiri. Hingga lupa bergerak ke arah tujuan hidup ini.
Aku ingin mencintaimu dengan benar, suamiku.
Yang tidak menjadikan kerdil, baik hati dan akalmu.
Yang bisa menjadi tempat pulang bagi hati dan segala imajimu.
Aku sudah pernah merasakan semua kepahitan dalam hidup dan yang paling pahit ialah berharap kepada manusia. (Ali bin Abi thalib)
Rasanya kalimat ini salah satu yg paling sering saya nasehatkan ke diri sendiri. Rasa2nya juga jadi materi belajar yang paling jungkir balik dan jatuh bangun ketika ngadepin ujian prakteknya. Itu artinya saya masih sering gagal menyandarkan segala urusan hati ke Allah. Masih sering luput dari meminta pertolongan padaNya. Masih sering suudzonnya. Tapi baiknya Allah, dia buat saya paham dan menyadari kalau saya masih sering keliru dan masih harus terus belajar masalah ‘hati yang berharap kepada selain Dia’ ini. Kalau sudah ingat lagi dengan kebaikan Allah gini, perasaan yang tadinya mangkel, seketika bisa langsung lumerrrrrr. Merasa nggak papa, rasa berharap ke manusianya macam langsung menguap, dan gongnya hati ini macam ngaku dan sadar kalau mangkelnya itu gegara salahnya sendiri ngarep2 nggak jelas ke orang. Padahal disaat yang sama yang kita harapkan bisa jadi bukan milik kita, bukan jadi hak kita, dan mungkin juga bukan jadi kebutuhan kita. Jadi??? Jadiii…. selamat menempuh ujian praktek, semoga lulus. 😊
Perempuan itu musti pandai memahami perasaannya sendiri. Sebab, mengharap dipahami oleh laki-laki yang lebih dominan logikanya, mungkin akan lebih sering kecewanya. Tidak apa, katakan pada hati, "tenang, ada Allah."
Ruang_gerak
“Surga itu diliputi perkara-perkara yang dibenci (oleh jiwa) dan neraka itu diliputi perkara-perkara yang disukai syahwat.”
(HR.MUSLIM)
Tak apa, semua manusia luput. Sebab terbatas akalnya mempertimbangkan segala sesuatu dengan sempurna. Baiknya, Allah selalu datang, lalu merapikan semuanya. Kita saja, yang lantas merasa berjasa sendiri.
Ruang_gerak
Jangan Paksakan
Tidak usah bernafsu memasukkan 'pemahaman atau apa yang kita yakini' kepada orang lain. Sebab hanya Allah yang bisa melakukannya. Kalau ada perasaan sedih ketika ada orang lain yang beda dengan pemahamanmu, coba tilik sang hati, jangan-jangan ia yang butuh kau nasehati sebenarnya. Masing-masing orang punya pemahaman dan apa yang diyakininya sendiri. Sama seperti dirimu dengan keyakinan yang kau pegang saat ini.
Jika kau merasa ada yang salah dengan apa yang orang lain yakini, komunikasikanlah, diskusikan dengan cara yang baik, dengan niat yang lurus untuk menunjukkan mana yang benar demi ridlo Allah. Ingin dia berubah lebih baik itu perlu, tapi jangan berharap kata2mu yang dapat merubahnya. Sebab hanya Allah yang bisa melakukannya, dan merupakan kehendak Allah cara itu akan seperti apa dan lewat siapa. Tidak harus dirimu.
Namun jika diri merasa belum mampu, mungkin (mungkin!) diam dulu lebih mendamaikan. Baik hatimu dan hubungan mu dengannya.
Perkara Rindu
Apa yang lebih manis dari dua anak manusia yang terpisah jarak, memilih bersabar, lalu saling mendoakan. Apa yang lebih menenangkan kecuali mengadukan rindu ini pada Yang Maha Menciptakan. Apa yang lebih romantis, kecuali mereka yang diam-diam saling menitipkan cintanya pada Yang Maha Mencintai.
Berdamai
Kita sudah lama tahu tentang satu rahasia manusia, bahwa tidak ada manusia yang sempurna. Maka untuk semua kekurangan (diri maupun orang lain) yang menyesakkan dada, berdamailah dengannya. Dan cara tercepat untuk berdamai ialah dengan menerima. Membiarkannya menjadi bagian dalam hidup kita.
Sekeping Rusuk
Istriku, aku ingin jatuh cinta padamu seribu kali dalam satu hari. Lalu terus kuulang disetiap hari berikutnya.
Istriku, aku ingin melihatmu seribu kali disetiap hariku. Lalu berharap akan terus terulang di hari berikutnya.
Istriku, aku ingin memiliki seribu waktu untukmu di setiap detikku. Lalu terus mengulangi itu di setiap hari berikutnya.
Istriku, aku menanam seribu doa berwarna mawar yang kupetik setiap hari di pagiku
Lalu akan terus kuulang di setiap kali kehidupan pagiku
- RF -
Yogyakarta,
13 September 2018