kamu mau tau… Wanita yg di puji puji Allah?
wanita yang dipuji-puji oleh Allah adalah Maryam (Mary), ibu Nabi Isa AS. Hal ini disebutkan secara jelas dalam Al-Qur’an:
“Dan (ingatlah) ketika malaikat berkata: ‘Hai Maryam, sesungguhnya Allah telah memilihmu dan mensucikanmu, dan Dia telah melebihkanmu atas perempuan-perempuan di seluruh alam.’”
Maryam adalah wanita suci, taat, dan penuh ketakwaan, sehingga Allah memuliakannya di atas seluruh wanita di zamannya dan bahkan di seluruh alam.
Maryam bukan wanita biasa. Allah memilihnya sejak dalam kandungan. Nabi Zakaria AS dipilih menjadi penjaga Maryam ketika masih kecil, dan Maryam tumbuh di Baitul Maqdis, rumah Allah, dalam pengasuhan penuh kasih sayang dan ketakwaan. Bayangkan: seorang gadis yang dibesarkan di rumah Allah, dikelilingi doa, malaikat, dan ketenangan ilahi. Keberadaannya sudah menjadi cahaya bagi rumah suci itu.
2. Ketaatan yang sempurna
Maryam dikenal karena ketaatannya yang luar biasa kepada Allah. Ia beribadah, berdoa, dan hidup dalam kesendirian yang suci untuk mendekatkan diri kepada Rabbnya. Bahkan saat menghadapi cobaan berat, ia tetap teguh. Saat malaikat Jibril menyampaikan kabar bahwa ia akan melahirkan seorang nabi, Maryam tidak terguncang karena iman dan tawakalnya sempurna. Bayangkan kepercayaan seperti itu—seorang manusia yang hatinya begitu bersih dan yakin, mampu menerima mukjizat Allah tanpa ragu.
3. Diberi kemuliaan dan kelebihan di atas semua wanita
“Sesungguhnya Allah telah memilihmu dan mensucikanmu, dan Dia telah melebihkanmu atas perempuan-perempuan di seluruh alam.”
Bayangkan, di antara semua wanita dari zaman Nabi Adam AS hingga hari kiamat, Maryam diangkat ke posisi tertinggi. Kelebihan ini bukan hanya karena kelahiran atau keturunannya, tapi karena hati dan iman yang murni, sesuatu yang tak bisa ditiru manusia biasa.
4. Mukjizat kelahiran Nabi Isa AS
Maryam adalah satu-satunya wanita yang melahirkan Nabi Isa AS tanpa seorang ayah, sebuah mukjizat yang menakjubkan. Bayangkan keberanian, kesabaran, dan keteguhan hatinya ketika menghadapi masyarakat yang menghakimi dan meragukan kemurniannya. Ia melahirkan seorang nabi dengan kemuliaan dan kehormatan penuh, menjadi simbol keajaiban Allah di dunia.
5. Kecintaan dan perlindungan Allah
Setiap langkah Maryam selalu diliputi rahmat dan perlindungan Ilahi. Dari masa kecil hingga melahirkan Nabi Isa, malaikat senantiasa menemaninya. Dalam Al-Qur’an, Maryam digambarkan mendapat dukungan penuh dari Allah dalam setiap kesedihan dan ujian, bahkan ketika ia menangis di bawah pohon kurma, Allah menurunkan makanan dan minuman serta menguatkan hatinya.
6. Simbol ketakwaan dan kepasrahan sempurna
Maryam adalah cermin dari ketakwaan tertinggi wanita. Ia menunjukkan bahwa seorang wanita yang benar-benar mengabdi kepada Allah akan mendapat kehormatan, perlindungan, dan mukjizat yang bahkan melebihi kemampuan manusia untuk membayangkan. Keimanan dan kesuciannya membuatnya menjadi ikon spiritual yang melampaui waktu dan generasi.
Maryam bukan hanya wanita suci dan teladan. Ia adalah manifestasi nyata dari kemuliaan yang Allah berikan bagi hamba yang bersih, taat, dan murni hatinya. Setiap detail hidupnya—from masa kecil, ibadahnya, mukjizat melahirkan Nabi Isa, hingga pengagungan Allah—adalah kisah yang membuat setiap manusia yang merenung terkagum, terpesona, dan ingin meneladani ketulusannya.