Manusia memang punya celah untuk salah. Tapi bukan berarti kesalahan itu harus dimaklumi terus menerus. Ia perlu dibenahi agar terurus, agar yang tadinya tampak bengkok bisa jadi lurus.
@penaalmujahidah

seen from United States
seen from United Kingdom
seen from Hong Kong SAR China
seen from Canada

seen from Malaysia
seen from China

seen from Malaysia

seen from China

seen from Malaysia

seen from Serbia

seen from Serbia

seen from Malaysia
seen from China
seen from Serbia

seen from Serbia

seen from Malaysia
seen from Serbia

seen from Serbia
seen from Serbia
seen from United Kingdom
Manusia memang punya celah untuk salah. Tapi bukan berarti kesalahan itu harus dimaklumi terus menerus. Ia perlu dibenahi agar terurus, agar yang tadinya tampak bengkok bisa jadi lurus.
@penaalmujahidah
Kagum....
Kalau dipikir-pikir dari dulu aku keseringan kagum sama orang-orang yang sudah mencapai kesuksesannya, ya meski dengan berpikir, "Pasti orang-orang itu dulu juga bersusah payah banget." Kekagumanku ini berlaku buat mereka yang sudah sukses dengan jalan yang benar ya:)
Beberapa hari lalu aku membaca sebuah tweet kalau apa yang disebut kesuksesan tidak hanya ketika sudah mencapai PUNCAK, tetapi kesuksesan PROSES juga. Kemudian beberapa hari ini aku berpikir, apakah aku juga sudah sukses dalam proses-prosesku? Rasanya aku belum sukses, tapi aku sudah berjalan sejauh ini. Mana ya kesalahanku? Aku belum menemukan.
Kemudian aku berkaca pada kejadian-kejadian orang-orang di sekitarku yang sama-sama masih berjuang. Lalu dari pengalaman seorang teman seperjuangan, aku menangkap 1 hal kesuksesan sebuah atau beberapa PROSES yang akhirnya bisa kutemukan maknanya, yaitu ketika kita TETAP berusaha BERPROSES di jalan yang BENAR, selama apapun dan sesukar apapun perjuangannya, dia memilih TETAP melakukan KEBAIKAN. Selalu memilih jalan yang LURUS, meski banyak yang berusaha memBELOKkan. Bahkan tetap memilih jalan LURUS ketika ada HAMBATAN. Dan tetap menjadi BAIK, meski banyak yang berbuat JAHAT.
BENAR, LURUS, dan BAIK disini memiliki arti berada di jalan-Nya dan tidak berkehendak merugikan siapapun atau makhluk hidup lain. Sedangkan, BELOK, BURUK, dan SALAH disini maksudnya berganti jalan dari jalan yang BENAR ke JALAN yang KURANG BENAR atau bahkan TIDAK BENAR sama sekali. Beda lagi ceritanya kalau BELOK buat mencari jalan atau cara lain ketika rencana sebelumnya gagal, tapi tetap di jalan yang BENAR.
Bukankah semua hal-hal yang BAIK, LURUS, dan BENAR akan membawa balasan yang serupa? Begitu juga sebaliknya, hal-hal yang BURUK, BELOK, dan SALAH juga membawa dampak yang sama.
Sadar atau tidak sadar, kita terlalu berpaku pada hasilnya, terintimidasi oleh kesuksesan orang lain sehingga kita ingin cepat-cepat mendapatkan hasil yang nggak kalah dengan orang lain. Lama-lama pola pikir dan keinginan seperti ini menjadi dogma pada diri kita sendiri, dimana kita menjadi PERFEKSIONIS pada HASIL bukan pada PROSES terlebih dahulu. Bila menjadi dogma, masuk ke alam bawah sadar kita bisa bahaya. Karena akan mengundang hukum alam semesta untuk berbuat seperti apa yang kita pikir, rasa, dan percaya.
Dengan mengevaluasi proses kita, kita bisa mengukur kembali seberapa jauh perjalanan yang sudah kita lewati dan memberi penghargaan secukupnya pada diri kita (bukan menjadi overproud), dan juga meneliti kembali apakah ada kekeliruan yang perlu dibenahi.
[Magetan, 08/05/2001]
Arabic Course
Tulisan ini aku dedikasikan teruntuk kakak perempuanku tersayang.
Dear My LuvlySista,
Terimakasih ya mbak sudah memberiku kesempatan untuk terus belajar, lagi dan lagi.
Padahal kamu tahu, adekmu ini tidak sepintar, sepandai dan secerdas kamu.
Mungkin karena alasan itu pula kamu ingin aku terus belajar lagi dan lagi hehehe
Terimakasih sudah memfasilitasiku untuk kursus bahasa arab, aku senang kita sama-sama belajar memperbaiki diri, terus belajar ilmu agamaNya.
Maaf ya mbak, adekmu ini belum bisa membalas kebaikan-kebaikanmu yang tak terikira banyaknya.
Do’a kan aku untuk terus istiqomah memperbaiki diri, istiqomah dalam belajar, tekun dalam menimba ilmu, bisa menyelesaikan amanah di perguruan tinggi yang sekarang ini dan melanjutkan jejak langkah di tempat baru yang terbaik menurut Allah. Amin
Semoga, Allah membalas kebaikan-kebaikan mbak :)
Do’a kan aku bisa membahagiakan kalian (keluarga) semua.
Semoga kesehatan, keberkahan, dan rizki berlimpah mengalir deras untukmu dan keluarga. Amin.
Your little sister
Semalam adalah pertemuan pertama kursus online bahasa Arab, meskipun sebenarnya ini bukan kali pertama aku belajar bahasa Arab. Sebelumnya sudah pernah belajar di sekolah, namun tetap saja aku merasa ini bukan sesuatu yang mudah untuk dipelajari, tapi aku harus yakin bahwa ini bukan berarti tidak bisa dipelajari. Aku harus yakin jika kita berniat untuk terus belajar memahami kalammullah, mendekatkan diri pada agamaNya insyaAllah akan dimudahkan. Amin
Masih ingat bukan, Jika kita berjalan mendekat padaNya makan Dia akan berlari menyambut kita.
So, jangan putus asa ya Sof!
Tetap semangat belajar Bahasa Arab!
Terus menyibukkan diri dengan segala kegiatan positif agar hidup lebih bermanfaat, terus mengumpulkan bekal sebelum kembali di keabadian.
"Jika kamu tidak sanggup menahan lelahnya belajar maka kamu harus sanggup menahan perihnya kebodohan" - Imam Syafi'i
@sofia_indri
Siang, 23 September 2020
Lurus & Hyori part 1
here come another one after the latus meet comic (im lazy go finished that xD)
Garis Lurus
Garis itu terlalu lurus, aku baru sadar bahwa terlalu banyak titik demi titik yang harus dilewati, sehingga kumpulan titik itu baru bisa membentuk garis lurus. Lurus bukan berarti bebas hambatan, justru malah sebaliknya.
Hambatan demi hambatan bertubi-tubi datang, disadari atau tidak itu pertanda sebagai ujian di garis lurus. Dan ujian inilah yang nantinya akan menaikkan level kehidupan kita. Dari satu titik kehidupan menuju titik kehidupan berikutnya, ada tahapannya.
Dan perlu di khawatirkan, ketika hidup merasa nyaman-nyaman saja. Ketika tidak ada ujian sama sekali. Bisa jadi ini adalah pertanda bahwa kita sedang menyimpang dari garis lurus. Atau perlahan kita masuk ke fase kehampaan.
Garis lurus tak selamanya lurus. Dan berada di garis lurus ini adalah sebuah pilihan. Pilihan dalam menjalani hidup.
MJL 07102017 aasholah
Lurus & Hyori part 15 (1/2)
Lurus & Hyori part 4
here we go again..
Lurus & Hyori part 16