Mulai sejak kapan kau menganggapku semulia dan sesempurna itu?
Hingga saat kekuranganku tampak, engkau enggan menerimanya.
Akupun butuh ruang maklummu itu, bisakah kau memberiku?
seen from United States
seen from United States
seen from Portugal
seen from Germany
seen from Netherlands
seen from Norway

seen from United States
seen from Iraq
seen from Germany
seen from United States
seen from China
seen from United States
seen from Norway
seen from United States
seen from Germany

seen from Norway

seen from United States
seen from China

seen from United States

seen from United States
Mulai sejak kapan kau menganggapku semulia dan sesempurna itu?
Hingga saat kekuranganku tampak, engkau enggan menerimanya.
Akupun butuh ruang maklummu itu, bisakah kau memberiku?
Gudang XLI
saat kecelakaan, asuransi yang kita miliki cuma bisa berkata, “selamat tuan-tuan, nyonya-nyonya, kematian hampir mererak cangkang kehidupan di mata, melelang kesakitan di lambung, dan memprediksi kesaktian di telinga,” dan sesudah julur ekor burung yang meluncur-luncur, kita dipisah lagi.
h n u a t j e r p a n t u l pantulpantul-pantul selamanya, di rabu maret, hanya pada rabu maret, semua tergempar-gempar.
dan ada masanya, sebuah hari tak bisa kita gunakan untuk menenun-nenun kekalahan agar tak terlalu kejam namun ternyata t-ernya-ta, sebuah bus lewat.
“bajingan itu merebut perjalanan kita,” keluhmu. “tapi masih ada jutaan frasa yang terkurung di lidahku, dan jangan terlalu cemas,” sambil merebut mata kosongmu, aku pental keluhan itu.
mungkin manusia terlalu sering mencari aman dengan memaksa untuk membuat permakluman. mungkin karena dirinya yang dianggap paling penting.
memelena
Mungkin harus membiasakan untuk selalu bisa memaklumi dalam segala hal.
👦: *nunjukkin foto² di galeri hp* cantik kali kan....
👧: *liat foto model cewe cantik* iya cantik
👦: liat tu senyumnya..
👧: *ngasih sinar laser* *ni orang cari ribut yak* *mo bikin jeleus apa cemana*
👦: manis kali senyumnya..
👧: iyaaaa cantik iyaaa tauuu alisnya tebel lagi uuhlala
👦: loh... Kamu liat yang mana? Yang ini loh, fotomu ini nah
👧: hah? mana? *rupanya ketutupan tangan dia*
I usually go with black coffee ☕️. But, not today🥛. —— #blackcoffee #tapiboong #kopisusu #banyakansusunya #maklum #asamlambung #coffeetime #coffee #coffeeart https://www.instagram.com/p/BulRjT3gwlJ/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=1xtgqmbfhnzz8
Prabowo Sebut Negara Ugal-ugalan, Djarot: Maklum Belum Ada Pengalaman
Prabowo Sebut Negara Ugal-ugalan, Djarot: Maklum Belum Ada Pengalaman
Jakarta – Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto mengatakan mimpi Indonesia jaya luntur akibat negara dikelola secara ugal-ugalan. Anggota Tim Kampanye Daerah Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Djarot Saiful Hidayat, kaget dan meminta masyarakat memakluminya.
“Masa bilang begitu Pak Prabowo?” kata Djarot di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (16/10/2018).
Meski begitu, Djarot…
View On WordPress
Jangan Minta Orang Lain Untuk Maklum Terus
Jangan Minta Orang Lain Untuk Maklum Terus
Jangan minta orang lain untuk maklum terus. Lama-lama orang bosan dan akan menganggap dirimu sebagai seseorang yang tidak bisa dipercaya. Misalnya, kamu punya utang. Udah janji mau bayar. Tetapi dengan berbagai alasan, kamu minta orang yang mengutangi untuk memaklumi keadaanmu. Tahu gak apa yang mereka pikirkan? Kamu tak bisa dipercaya. Bahkan mungkin kamu gak layak dikasihani. Pegang Amanah…
View On WordPress