Beragam Cerita Mengenal Dia
Setiap dari kita punya cerita yang istimewa. Mungkin secara kasat mata, banyak cerita yang kita lalui bersama. Tetapi ternyata, kesan yang membekas dalam jiwa punya makna yang berbeda antara satu dengan lainnya. Itulah yang menjadikan kita tumbuh menjadi beragam kepribadian. Karena ketajaman karakter kita, lebih terasah oleh cerita yang mengalir dalam dada, bersama makna yang terukir dalam jiwa.
Kali ini, saya ingin sedikit menguntai rasa tentang warna-warna cerita perkenalan denganNya. Makna perkenalan di sini adalah perjumpaan yang menjadikan kita ingin tahu lebih banyak tentang Dia. Perjumpaan yang menjadi akar kebersamaan, serta terjalinnya interaksi yang lebih hakiki dan abadi.
Setiap dari kita punya cerita yang berbeda ketika mengenal Dia. Ada yang semakin ingin dekat denganNya, semenjak kehilangan orang-orang yang paling dikasihinya. Ada yang berjanji hanya akan berharap padaNya, karena pernah merasakan pahitnya kecewa. Ada pula yang semakin ingin selalu bersamaNya, ketika pernah tak sengaja “terjebak” di lingkungan orang-orang yang mencintaiNya.
Mereka yang telah mengenal Dia akan selalu ingin semakin dekat denganNya. Karena mengenaliNya, adalah menjatuhkan hati pada cinta yang hakiki, melangkahkan kaki pada tempat yang dimimpi, hingga menenggelamkan jiwa pada lautan bahagia.
“Aku sesuai persangkaan hamba-Ku. Aku bersamanya ketika ia mengingat-Ku. Jika ia mengingat-Ku saat bersendirian, Aku akan mengingatnya dalam diri-Ku. Jika ia mengingat-Ku di suatu kumpulan, Aku akan mengingatnya di kumpulan yang lebih baik daripada pada itu (kumpulan malaikat). Jika ia mendekat kepada-Ku sejengkal, Aku mendekat kepadanya sehasta. Jika ia mendekat kepada-Ku sehasta, Aku mendekat kepadanya sedepa. Jika ia datang kepada-Ku dengan berjalan (biasa), maka Aku mendatanginya dengan berlari.” (HR. Bukhari no. 6970 dan Muslim no. 2675).
“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah) Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (QS. Al-Baqarah:186)
Bojonegoro, 6 Dzulhijjah 1438 / 28 Agustus 2017