Yang aku inginkan adalah obat penenang dalam bentuk seseorang.
Yang mengerti situasi dan kondisi, tanpa kalimat penjelas.
seen from United States
seen from United States

seen from Russia
seen from Netherlands

seen from Malaysia

seen from Malaysia
seen from Bangladesh
seen from United States
seen from China

seen from Germany

seen from China

seen from United Kingdom

seen from Canada

seen from United Kingdom
seen from Russia

seen from Germany

seen from Australia
seen from Finland
seen from Canada

seen from Germany
Yang aku inginkan adalah obat penenang dalam bentuk seseorang.
Yang mengerti situasi dan kondisi, tanpa kalimat penjelas.
meski hanya dengan hal- hal sederhana aku mengusahakan-mu, aku tidak sedikit-pun berpikir untuk menyerah. karna kamu adalah kepastian yang paling aku usahakan.
_asepjimi
Belajar Bersamamu
Keyakinanku bertumbuh
dari pengembaraannya menyakinkan sebuah titik labuh
dariku pemilik kurang yang sering rapuh
mengukuh memantaskan
sembari memantapkan hati
menjadikanmu satu di antara ribuan manusia bumi
memintakan namamu terbit di langit takdir yang Dia tetapkan
melalui rapalan doa
yang bisa ku pinta
aku ingin mendengar ceritamu
sepanjang jalan ingin menua bersamamu
bisakah kau kabul itu?
di rumah menuju tua impianmu
kau berjalan menyusun puzzle Tuhan
dari harapmu yang telah upaya kau susun
dari jalan terdahulu
dari panjatan mantra yang kau eja
aku ingin turut serta di dalamnya
aku mau menjadi penghuninya
di rumahmu menuju jalan surga
Kalau kamu memilih untuk menua bersamaku nanti,
Ingatlah bahwa aku perempuan yg seringnya tak mau mengalah. Tebalkanlah rasa sabarmu tiap kali menghadapi aku.
Ingatlah bahwa aku perempuan yg suka bercanda. Maka ketika ada candaan ku yg melukai hatimu, maafkanlah.
Ingatlah bahwa aku perempuan yg senang mendiskusikan sesuatu. Ku sarankan kau sering-sering baca buku, agar setidaknya kita punya begitu banyak hal yg bisa dibahas.
Ingatlah bahwa aku perempuan yg meski pun kuat dan susah mengeluarkan air mata; aku perempuan. Yang kadang kali butuh ditenangkan, dipeluk, dan sesekali dimaklumi amarahnya juga rasa cemburunya.
Tapi yang perlu kau ingat, ketika kau memilih untuk menua bersamaku; berarti kau telah memilih untuk terus berjuang meraih surga bersama. Telah memilih untuk saling mengusahakan bahagia, pun mengusap air mata tatkala sedih melanda batin kita.
Ketika kau memilih untuk menua bersamaku, aku hanya ingin berterima kasih karena telah mempercayakan aku menjadi sebaik-baik teman berkelana.
sok kuat sih. salah ya?
gatau. terlalu subjektif sih ini.
beda individu, beda persepsi.
bukannya mau sok tahu.
"tidak salahnya, selama merasa sanggup".
tapi perlu diingat,
"sanggup" bukan berarti "kuat".
ini hanya penilaian dari diri sendiri.
untuk dirinya sendiri.
sadar, kita makhluk sosial.
butuh penegur, dan pengigat.
maka kita saling komentar,
dan saling membangun persepsi.
jadi "jangan sok kuat", tanda peduli.
yang kadang terlihat sebagai dengki.
sadar.
kita makhluk penuh kekurangan.
komentar hanya sebagian dari kehidupan.
jadi, anggap saja itu bumbu pelengkap.
yang menjadikan hidupmu semakin terasa sedap.
Wahai Desember, sebentar kau akan bergegas pamit. Biarlah segala kejadian tertinggal di sini saja, tolong jangan ganggu si Januari.
29/12/2020
Dua hari menuju akhir, dan tiga hari menuju awal. Banyak hal yang mengiringi tahun ini. Banyak sekali. Aku pun turut menjadi saksi hal-hal yang disajikan oleh tahun ini.
Aku, salah satu orang spesial yang diizinkan untuk lulus dengan cap 'angkatan covid'. Aku juga menjadi salah satu orang spesial yang tidak dipersilakan untuk menjabat tangan teman seperjuanganku di bangku menengah atas. Kami berperang, lalu menang tanpa selebrasi.
Aku, salah satu orang spesial yang semesta perpanjang waktu belajarnya untuk mencobai bangku kuliah di tahun depan. Aku, diberi kesempatan untuk mencicipi gagal. Aku, diberi kesempatan untuk menunda mimpi agar lebih bisa mengenal diri lebih lagi.
Bukan tidak berat tahun yang kulalui ini. Namun, dengan syukur segala beban berat pun tersungkur, hati susah jadi terhibur.
2020 memang berat, tapi tidak buruk amat.
2020 adalah tahun pendewasaan, 2020 adalah adaptasi baru. 2020 memaksa kita untuk keluar dari zona nyaman, lalu bergegas menantang rintang.
2020 tahun patah hati, tetapi juga tahun tumbuh hati. 2020 tahun kehilangan, tetapi juga tahun menemukan. 2020 tahun yang berat, berat karena dipaksa untuk bertumbuh. 2020 tahun penuh penolakan, juga tahun untuk belajar menerima penolakan. 2020 tahun penuh masalah, tetapi juga tahun untuk belajar memecahkan masalah.
2020 adalah belajar. Apa yang 2020 miliki belum tentu kita temukan di angka lain.
Aku salah satu orang yang beruntung yang diberi kesempatan bisa menyaksikan 2020 dari awal hingga ke akhirnya. Aku juga salah satu orang yang beruntung yang diberi kesempatan untuk belajar banyak dari begitu banyaknya masalah, dan aku bangga bisa bertahan dan memecahkan masalahku sendiri.
Teriring semesta, ini memang tahun yang luar biasa sakit dan indahnya. Ini memang tahun yang besar sekali cobaannya. Bisakah dipergantian tahun nanti segala sakit digantikan sehat? Bolehkan segala yang rusak lekas membaik?
Salam hangat,
Artha Muliana.
bagiku dia tetaplah seorang asing yang masuk ke rumah yang kutinggali sejak 18 tahun lalu
seorang yang tak kukenal
berlagak akrab padaku
padahal dia hanya mendengarkan
tentangku dari mulut orang lain
tak terjun langsung dalam hidupku
namun berlagak seperti tahu benar
atas apa yang sudah kulalui
atas apa yang sudah menjadi kebiasaanku
Sibuk mencari kesalahan padahal celah ada di diri sendiri (: . . . . #puisi #puisiindonesia #selflove #selfloveindonesia #selfcare #jejakkataid #quotesindonesia #sastraindonesia #pathdaily #tempatbercakap #nkcthi #sajakpuisi #kumpulanpuisi #sajakmalam #puisimalam #sajakliar #aksaralara #penakecil_id #sajakdetik #literasi https://www.instagram.com/p/CASlztZjHwV/?igshid=1gn40yfaa0si2