Yang berlalu biarlah bersudah. Belum ada cara yang sukses mengirim manusia menyisir dan memilah lorong waktu. Jadi, kamu punya peluang gagal untuk kembali ke satu detik lalu, apalagi bertahun-tahun dulu.
Siapa pun punya hak menyesali, dan semoga kita tidak dibuatnya lupa, tentang esok yang menutup hari ini, tentang waktu yang tidak mau istirahat, tentang hari ini yang sungguh masih milik kita.
Semoga kita segera menyudahi merendam diri ke dalam tawar-menawar bersama masa lalu, marah oleh masa lalu, menyangkal untuk masa lalu.
Semoga kita lebih menghargai waktu sekarang, rela mencoba lagi, berusaha lebih lagi, mengampuni diri sendiri.











