#1
Jangan lari. Jangan lari. Jangan lari. Aku di sampingmu. Kemarilah.

tannertan36
wallacepolsom
KIROKAZE

JBB: An Artblog!

Love Begins

blake kathryn

titsay

Kaledo Art
TVSTRANGERTHINGS
RMH
trying on a metaphor
Jules of Nature
Stranger Things
Peter Solarz
ojovivo
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ
Show & Tell
No title available
"I'm Dorothy Gale from Kansas"
dirt enthusiast

seen from Netherlands
seen from United States

seen from Netherlands
seen from Brazil
seen from Poland

seen from United States
seen from Cameroon

seen from Netherlands
seen from Germany
seen from Slovenia

seen from Netherlands

seen from United States

seen from Greece

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from Belgium
@sebuahcatatan
#1
Jangan lari. Jangan lari. Jangan lari. Aku di sampingmu. Kemarilah.
Maafkan aku yang tiap kali patah hati, mengurung diri.
Jangan pinta aku untuk tertawa, pura-pura tegar, atau sok kuat.
Jangan hibur aku karena sebesar apapun usahamu, tak semudah itu membuatku tersenyum.
Cukup duduk di sampingku, usap perlahan kepalaku.
Kali ini, biarkan aku larut dalam kesedihanku.
Rindu
Kita duduk, melihat ke arah langit yang sama.
Benda langit hilang, menyisakan gelap di atas sana.
Kita memilih untuk mengabaikan melatonin yang sedari tadi memanggil dengan lembutnya.
Kita memilih untuk terjaga, sedang orang-orang terlelap dengan lelahnya.
“Mereka orang-orang yang tak beruntung” katamu.
Orang-orang tak akan tahu ide-ide aneh yang bermunculan pada tengah malam, mentertawakan penyesalan masa lalu, dan menceritakan impian-impian gila yang mustahil untuk diwujudkan.
Karena yang kita sukai dari malam ialah fakta kita sedang bersama saat ni.
“Hanya kita yang boleh bersenang-senang malam ini” katamu.
Karena yang kita sukai dari malam ialah kesunyiannya yang menenangkan.
"Hanya kita yang boleh bergaduh saat ini” katamu.
Yang kita sukai dari malam ternyata hanyalah bagian dari masa lalu.
“Aku rindu” adalah kalimat darimu yang tak lagi bisa kudengar.
Say No To Suicide
I always hate suicide.
Bukan nyalahin orang yg suicide, tapi orang2 di sekitar dia.
Kita bisa tanya, "hai, ada apa?"
Meskipun dia ga cerita duluan.
Kita bisa jadi pendengar, meski kita sama sekali ga ngerti arah pikir dia.
Seenggaknya kita #onestepcloser ngurungin niat dia buat suicide.
Seenggaknya dia jadi mikir
"oh, masih ada yang peduli sama aku"
"oh, dia masih support aku"
"oh, aku bisa kok ngelawan masa kelam aku"
Buktikan sama dia bahwa dia lebih kuat dari masalahnya dan dia punya Tuhan yang lebih hebat #letstalk #stopsuicide
Sehat sehat ya, biar bisa main lagi
Happy ending
HAPPY ENDING GO BACK COUPLE
Selamat yaa akhirnya mereka kembali ke masa sebelum ketuk palu. Akhirnya, seluruh kejujuran dan keresahan terurai seiring dengan berjalannya waktu. Mereka jadi saling memahami satu sama lain.
Yang kita butuhkan ternyata hanya komunikasi.... Dan kepala dingin. Siap mendengarkan pemikirannya tanpa membuat presepsi terlebih dahulu. Karena terkadang kita sering salah paham dengan kalimat yang diutarakan, apalagi dengan diam.
Pandji pernah bilang, komunikasi itu unik. Kita bilang A, bisa jadi orang nangkepnya B. Karena ada persepsi di situ, pikiran orang lain, pendapat masing-masing. Berkomunikasilah dengan baik.
Sampaikanlah A dan tangkaplah juga dengan A. Sampaikan hingga kita satu frekuensi.
Cinta tak perlu pengorbanan. Jika kau mulai merasa berkorban, saat itu cintamu mulai pudar
Sujiwo Tejo
tidak memilih.
Dia bilang, ia tidak memilih. Bukankah "tidak memilih" juga suatu pilihan? Aku memilih untuk "tidak memilih". Bukankah artinya sekarang aku "memilih"?
"Tidak memilih" itu hanyalah alasan klise bagi orang-orang yang ragu dan takut dengan konsekuensi yang akan ia terima. Sikap seorang pecundang yang tidak berani ambil resiko. "Tidak memilih" berarti kamu punya pilihan, tapi kamu pengecut yang tidak berani ambil tindakan. "Tidak memilih" artinya kamu menetapkan pilihan, tapi tidak mau melepaskan yang lain.
Kamu nyaman dengan posisi ini, tapi tak sadar orang lain tersakiti.
Memilihlah.
Banyak orang di luar sana yang tak punya pilihan selain berjuang. Membahagiakan orang-orang seperti kamu, menggantungkan harapan kebahagiaan di sana. Tapi kamu malah membiarkan harapan itu sia-sia. Menggantung tanpa kepastian.
Untuk orang-orang seperti kamu, sadarlah. Aku punya banyak waktu untuk membahagiakan orang lain.
Maaf, kurasa ini saatnya aku menyerah.
Skripsi
Hari ini aku berjuang..... dengan "judul" skripsiku. Aku mencari "masalah". Untuk diteliti penyebabnya apa. Turun lapangan. Pakai biaya sendiri, otak sendiri, tenaga sendiri. Dituntut bisa nulis karya ilmiah. Dituntut bisa penelitian. Diseminarkan, disidang, diuji.
Semester 8 dan baru tau apa itu skripsi. Telat? Banget. Seenggaknya kalian ga gitu. Skripsi itu berat. Tapi harus tetap semangat. Demi gelar di belakang nama.
Pernikahan tidak seindah itu.
Tujuh belas menit pertama episode Go Back Couple "Pernikahan itu tidak indah" Judul episode satu saja sudah menghadirkan kenyataan yang paling tidak indah : di balik pernikahan, kemungkinan cerai itu ada. Ya, setelah hari pernikahan, film dimajukan empat belas tahun kemudian dimana pengadilan mengesahkan perceraian mereka. Mereka cerai. "Jangan sesekali ucapkan kata miskin dan cerai" Kemudian cerita diflashback sebulan sebelum hari perceraian. Mereka bertengkar karena suami lupa hari pernikahan mereka. Sang istri mengancam akan merusak buku kerja suami, padahal semua tanggal penting dan catatan kerja tercatat di situ. Suami berkilah kalau buku itu adalah sumber penghasilannya, makananan yang dimakan, baju istri didapat dari situ semua. Namun istri kecewa karena ada yang lebih berarti dari dirinya, buku catatan pemasaran :") Jadi sang istri mencap bahwa suami miskin, ia bisa mendapatkan gaji lebih dari dia :") Suami tersinggung dan mengancam akan menceraikan dia jika buku itu benar-benar akan dirusak. Dan kalian tau apa yang terjadi. Istri marah dan dengan sengaja membasahi buku itu. Suami capek-capek kerja dikatain miskin :") Istri capek-capek ngurus rumah tangga, mau diancam cere :") Saling singgung ya gitu, pernyataan perang. Emosi, iya manusiawi. Tapi... "Komunikasi yang baik-baik itu penting" Istri harus bisa mengerti kondisi suami, suami juga. Dalam situasi seperti ini, harusnya suami cerita tentang kesulitannya bekerja di bidang pemasaran ini. Karena banyak hal ternyata yang ia lakukan selain menjual dan mengantar barang. Ceritakan selengkap mungkin. Tadi dipukuli, tadi minum-minum sama para dokter, tadi diancam sama Dokter Park. Cerita. Perasaan kamu gimana. Kamu kesal. Kamu marah. Tapi kamu harus bertahan karena ini satu-satunya jalan untuk menghidupi kita bertiga. Ceritakan agar istrimu bisa mengeerti posisimu. Juga sang istri. Tanyakan baik-baik kenapa pulang larut malam. Tanyakan dengan jelas walaupun ia selalu jawab "tidak apa-apa". Kemudian baru ceritakan, tadi si kecil kubawa ke rumah sakit. Kata dokter dia begini begini. Tadi aku butuh kamu, tapi kamu tidak ada. Aku takut. Takut terjadi apa-apa sama si kecil, sama kamu juga. Untunglah tidak terjadi apa-apa. Selesai secara baik-baik, kan? :") Kumohon saling dengar. Saling percaya. Saling cerita. Semua orang ada kesulitannya masing-masing, tapi jika kesulitan itu terbagi dua bukankah pundak ini terasa lebih ringan? :")
Cinta
Hatinya berbunga-bunga. Harinya nampak indah. Senyum menghiasi. Tawa menghampiri. Kau mungkin jatuh cinta. Pada orang gila yang sedang dimabuk cinta.
Jangan ikuti arus. Bahaya.
Salah. Kalau hidup cuma sebatas ikut-ikutan orang. Jadi orang terfleksibel di dunia. Orang yang punya waktu luang tapi gabisa dimanfaatin untuk diri sendiri. Orang yang selalu bilang iya kalo ada yang ngajak. “Temenin ke Dufan, yuk” “Mau temenin ke dokter ga?” “Tolong print tugas dong” Kamu terlampau baik :”) Tapi kamu bisa loh bilang engga sama orang. Kabarin dia, maaf, aku ga bisa. Mereka ga bakal marah kok. Mereka bakal ngerti kalo kamu jelasin alasannya. “Maaf, aku lagi sakit” “Maaf, keuanganku sedang tidak memadai” “Maaf, tapi aku ada deadline tugas” Efeknya bakal parah kalo kamu gini-gini aja terus. “Eh, tugas penelitian kita tentang HIV aja ya” Padahal dosen bilang ambil responden di sekitar rumah saja. “Kamu yang presentasi ya, kita buatin ppt-nya” Padahal kamu lebih ahli ngerangkum materi dan buat ppt. Kamu lebih suka ditindas atau kamu terlalu polos? Atau.... Kamu tidak mengenal diri kamu sendiri sehingga tidak bisa membuat keputusan? Terlalu mengikuti arus karena kamu tidak tahu harus berbuat apa. Menyerahkan diri pada keadaan karena kamu bingung apa yang kamu sukai dan yang dibenci. Tidak bisa membuat prioritas karena kamu sendiri bingung apa yang harus diprioritaskan. Jangan ikuti arus. Buat jalan kamu sendiri. Kamu. Butuh. Me time. Kamu butuh self-talk, bicara pada diri kamu sendiri, untuk lebih kenal siapa kamu. Menyendirilah. Kamu yang lebih tahu tentang diri kamu sendiri.
Told no lies, could you?
reminder
You are.
"Who has the most awesome job in the world?" You are.
L.
Mom : How come you've dressed at 6 in the morning?
Me : It's falling in love, mom. In love.
Bro : Really? You transffered $50 to my bank account? Why?
Me : You'll find out when you're in love, bro.
Mom : Are you crazy?
Me : Nah, mom. What makes me totally crazy is him.
Regretting means
How do you know it’s a bad decision you’ve ever made? Whenever you feel regret about it. Whenever you wish to turn back time. Whenever you start to think about it over and over again. Whenever you wish to stop the time.
But stop.
This only make you keep looking backward. Facing the past without happiness. So what’s the idea of living if gloomy is always haunted you?
Just stop. Forget it. The past is just the past. It’s only a part of history. Bad decision is a way you learn not to feel the same way, to make you more careful how to take action and decision. Let you to aware and keep thinking about the future.
Stop. You have beautiful days ahead that no one will know about the beauty, but you.
It’s been a long time.
Maaf sudah lama kita tak bersua.
Maaf karena akhir-akhir ini aku lebih suka bercanda ria di sosial media.
Maaf karena sengaja kuhapus tumblr demi kesenangan semu yang tak abadi ini.
Maaf karena aku datang lagi setelah mengabaikanmu berhari-hari.
Jujur, aku rindu.
Ada banyak hal yang ingin kuceritakan. Ada banyak pengalaman yang ingin kubagikan.
Tunggu aku.
Sampai semua kesibukan ini sirna.
Aku ingin istirahat ke dekapanmu.
Karena kamu, tempat berpulang yang paling nyaman.
Karena kamu adalah rumah.