Pada telapak tanganmu terdapat garis utama yang menentukan nasibmu. Di sana ada garis kehidupan. Garis rezeki dan juga jodoh. Saat kamu menggenggam, garis-garis itu ada dalam genggamanmu. Itu artinya, nasib dan takdirmu ada dalam genggamanmu. Kau berhak memilih bagaimana nasibmu di masa mendatang dengan melakukan apa yang kau mau. Namun ketahuilah bahwa tak semua garis telapak tanganmu bisa kau genggam. Lihatlah, ada beberapa garis yang berada di luar genggamanmu. Itu artinya, tidak semua nasib kita bisa kita tentukan sendiri. Ada garis yang berada di luar kendali kita. Tak bisa kita prediksi dan ketahui. Itulah garis yang dikendalikan oleh Sang Maha Pencipta. Artinya, bahwa kita tidak dapat memperoleh semua yang kita inginkan tanpa bantuan Tuhan. Maka iringilah usahamu dengan doa dan pengabdian pada-Nya.
-Inspirasi buku Hidup Sekali Berarti lalu Mati karya Ahmad Rifa'i Rif'an















