Matamu yang jelita dan senyumanmu yang indah, selalu membuat hatiku membeku, bukan kamu yang dingin, tapi hatiku yang tidak kuat melihat senyumanmu yang penuh aura, aura cinta mungkin?
Tidak mungkin aku mendapatkanmu...
Aku yang selalu tersenyum dibalik senyumanmu, yang tidak menyapa untuk mengenalmu. Tidak mengapa, biar aku saja yang merasakan rasa ini, bukan pesimis, hanya saja kamu tidak pernah melihat kehadiranku dibalik senyumanmu yang indah itu.
Aku sadar, aku bukan Ali yang cinta dalam diam untuk Fatimah Az-Zahra yang berakhir dalam satu cinta yang indah dalam pernikahan.
Tapi yang aku rasakan sekarang, aku masih memendam rasa cinta untukmu, walau kamu bukan seperti Fatimah Az-Zahra yang juga memedam rasa cinta untuk ali.