JIKA KOMA MASIH MENDAHULUI TITIK (5)
Dua semester berlalu, Zafri dan Alea masih cukup intens berhubungan. Mereka bahkan pada semester ini berlomba bersama. Mereka pergi kedalam perlombaan yang sama. Mewakili fakultas mereka.
âUda siap nih Ka, buat bawa pialaâ
âIya dong, pastinya. Semangaat ya kita.â
Zafri yang ditingkat dua dan Alea yang ditingkat akhir membuat hubungan mereka tidak sesuai ekspektasi Rara. Ditambah Alea yang kukuh tidak ingin terlibat kedalam jalanin asmara membuat Zafri tidak maju kemana-mana. Mereka berinteraksi seputar dunia pendidikan dan organisasi. Zafri menurunkan kecepatannya dalam mengorbit pada orbit Alea. Dia mulai paham bahwa Alea memiliki antusias pada seorang laki-laki dan itu bukan dia. Zafri berusaha menempatkan diri. Tidak memaksakan diri.
Di lain waktu Zafri memberikan kejutan pada Alea. Tiba-tiba beredar gosip bahwa Zafri dekat dengan seorang wanita di fakultas lain. Foto mereka yang cukup terlihat dekat tiba-tiba singgah di pramban status pesan sinkat Alea. Alea terkejut. Bahkan dia menangis. Menangis? Ya, Alea tidak menyadari bahwa tangisannya adalah pertanda bahwa Zafri memiliki tempat istimewa dalam hati Alea. Alea selalu merasa bahwa apa yang dia rasa tentang zafri adalah rasa lelah. Tak lebih dari pengalihan dari ketertarikannya terhadap kaka tingkat itu. Alea terus berperang dengan diirinya. Berperang melawan hati kecilnya. Alea menampik segala sesuatu yang berbeda untuk Zahfri. Pasca kelulusan, Alea begitu bingung terhadap apa yang dia rasakan. Dia tidak mampu menerjemakan segala sesuatu yang dia rasakan. Dia merindu pada Zahfri. Namun, dia merasa bukan Zafri yang dia cari. Perperangan itu nyata. Perperangan itu valid. Tapi Alea masih dalam kebingungan akan siapa Zafri untuk hidup dan dirinya. Waktu sudah berlalu. Tapi sosok Zafri masih menetap dalam abu â abu yang sama. Semua yang Alea rasakan terasa melelahkan. Zafri sibuk dengan hidupnya. Dengan perputaran dunia baru hidupnya. Orang-orang baru dalam hidup Zafri. Tak ada satu pun Alea yang terpaut di sana. Tapi perasaan Alea semakin tak tertata. Alea semakin tenggelam dalam kelarutan. Dia bingung sejadinya. Mengapa bisa dia terus mengkhawatirkan Zafri yang sejak kelulusan tanpa ada komunikasi? Siapa Zafri. Mengapa foto Zafri dengan wanita itu terus membayangi hidup Alea? Mengapa selama ini? Mengapa menahun? Mengapa tidak hilang bayangan Zafri? Mengapa memori antara Alea dan Zafri yang tak seberapa itu selalu menghantui? Mengapa doa itu tidak pernah putus untuk Zafri? Mengapa doa terbaik untuk Zafri tidak berhenti? Mengapa selalu ada energi yang Alea gunakan untuk Zafri? Zafri sudah hidup di dunianya Alea. Dunia barunya. Dunia tanpa kamu. Kamu bukan lagi sosok yang Zafri cari. Pasti sudah terganti. Namun mengapa? Di duniamu, Zafri masih begitu pekat? Dan akhirnya setelah hampir 6 tahun berlalu, Alea mengambil keputusan besar. Mengirimkan surat kepada Zafri, tanpa nama pengirim.
Bersambung.
#5CC#5CC20#bentangpustaka#writingcareerclass#cerpencareerclass











