Setalah dewasa aku mulai menemukan hal-hal yang tadinya menurutku bukan urusanku ternyata justru perankulah yang begitu penting disana.
Makin dewasa impian bukan lagi sesuatu yang harus terjadi, bukan karena tidak sanggup meraih itu tetapi ada satu dua hal yang ternyata lebih layak di perjuangkan.
Dewasa ini mengajari ku banyak hal tentang perjuangan, berkorban dan merelakan mungkin terbilang biasa namun bagi seorang yang begitu mencintai impiannya, itu tidak mudah.
Aku belajar bahwa ternyata di dunia ini kamu harus siap untuk memilih pilihan yang tidak seharusnya kamu pilih, namun egois rasanya jika mengabaikan pilihan itu
Dan sampai detik ini ternyata berkorban dan merelakan bukanlah kata yang mudah di ucapkan nyatanya hampir tak sanggup terutama menjalaninya
Butuh tenaga untuk mendamaikan kembali batin dan pikiran, butuh mata yang siap menampung banyaknya air mata yang berjatuhan, butuh tangan yang siap memeluk diri ini tatkala hati tak mampuh menahan sakit.
Semua butuh perjuangan dan... Pada akhirnya kita akan babak-belur dengan semua keadaan dan realita kehidupan.