Meraih kemenangan itu mudah; tapi prosesnya butuh perjuangan.
Menikah itu mudah; prosesnya yang tidak gampang.
Harus berpeluh-peluh dahulu, harus menahan hawa nafsu, butuh komitmen dan tujuan yang jelas.

seen from United States
seen from United States
seen from China
seen from United States
seen from Vietnam
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from Russia
seen from United States
seen from Pakistan
seen from United States

seen from United States

seen from Russia

seen from Russia
seen from United States
seen from United States
seen from Argentina
Meraih kemenangan itu mudah; tapi prosesnya butuh perjuangan.
Menikah itu mudah; prosesnya yang tidak gampang.
Harus berpeluh-peluh dahulu, harus menahan hawa nafsu, butuh komitmen dan tujuan yang jelas.
Jodoh
Kita ga pernah tau diantara banyak nya yang datang yg mana yg pilihan Allah yg namanya telah tertulis di lauhul Mahfudz untuk bersama kita.
Terkadang,semesta memang membingungkan.
Entah Benar-benar untuk menyempurnakan sebagian agama,atau sekedar menguji ketetapan hati.
Mencintai itu bukan perihal apa yang dia berikan, tapi lebih kepada apa yang akan kau berikan untuknya. Hingga tidak ada kata saling menuntut untuk dibahagiakan. _________ Aku ingin mendampingi lelaki yang mengerti perihal ini. Bahwa kebahagiaan itu diciptakan, bukan dicari di luar rumah. Aku ingin menerjemahkan bahagia itu sendiri dengan satu kata, ialah "KITA" __ Karena setelah aku memutuskan menerima dirimu menjadi penggenap separuh agamaku, maka saat itu pula seluruh bahagiaku telah ada padamu. Aku ingin memberikan segala yang terbaik untukmu, mengurusi segala keperluanmu, menyediakan makan malammu, serta membantu menghilangkan kepenatan yang memberatkan kepalamu. _ Bukankah menyatunya dua insan, berarti menyatunya dua kekuatan cinta, untuk bisa saling meringankan setiap beban yang ada?! Dan aku mau berjuang melewati masa-masa sulit itu bersamamu. _ Aku akan mencintaimu dengan hati yang penuh, bahkan tanpa kau pinta sekali pun. Hati ini akan selalu bersedia untuk kau jadikan tempat untuk menyandarkan resahmu. Aku jadi ingat, kau pernah bertanya mengapa aku begitu gigih ingin diajak susah olehmu, padahal kau sendiri tidak tega membayangkan jika kau akan membuat wanita yang paling kau cintai ini-semenderita itu. Ah, betapa bahagianya hati ini dicintai oleh pria sebaik dirimu. Kau harus tahu tuan, bahwa dalam kepayahan serta kesusahan-lah akan terlihat betapa besar cinta seorang wanita untukmu. Dan aku mungkin tidak akan bisa membuktikannya dengan cara seperti itu. Tapi aku harap, kelak kau bisa mengerti cara-caraku mengungkapkan rasa. Sebagai pria yang baik, kau tidak perlu bersusah-susah membuatku bahagia, sebab hadirmu sudah lebih dari cukup untuk mengartikan kata bahagia itu sendiri. _____________ Karena hanya yang tuluslah, yang akan mendapatkan cinta yang penuh. ___ 📝@gadisturatea #gadisturatea #kekasihhalal __ Tag kekasih halalmu❤❤ https://www.instagram.com/p/BqkO4_sALWz/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=1idx51tsrlb1l
Menikah dengan orang yang mencintai kita atau menikah dengan orang yang kita cintai? . Pilihan manapun itu, semoga Allah selalu meridhoi. Aamiiin
1 April 2019
#Memories before flight Dini hari menuju subuh kala itu, di jaketnya kutemukan dua lembar kertas yang tertulis daftar nama di dalamnya. Rupanya, nama untuk buah hati kelak. Memang memiliki buah hati adalah impian setiap pasangan suami istri, tapi kadang pasangan suami istri lupa diberi atau tidaknya adalah kehendak Allah. Siapa yang tidak rindu melihat manusia mungil buah hati cinta dan pasangan? Ada yang Allah kasih cepat, ada yang dikasih agak lama, lebih lama, bahkan ada yang tidak sama sekali. Semua itu adalah ujian bagi orang yang beriman. Diberi cepat, lambat, ataupun tidak, itu semua ujian. Yang Allah nilai adalah bagaimana cara kita menghadapi ujian tersebut. Do'a dan ikhtiar tidak boleh berhenti, tapi jangan bikin hati nyesek sendiri gara-gara belum diijabah, apalagi sampai mengutuk diri dengan ucapan-ucapan yang tidak diperlukan. Karena biasanya belum diberinya buah hati menjadi kesedihan yang mendalam buat para akhwat. Qodarullah, baru-baru kemarin Allah tenangkan syariatnya karena istri saya follow dan membaca postingan Instagram Ustadzah @yundapratiwii , semoga selalu Allah berkahi dan lindungi keluarganya. Kalau saya kutip sedikit dari caption instagramnya, "mungkin Allah inginkan kalian untuk pacaran sambil ikhtiar dan berdakwah mengitari bumi Nya bersama" Jika memang ada takdirnya, pasti akan Allah berikan di saat yang tepat. #kisahalal #jodoh #kekasihhalal #kekasihimpian #tausiyahcinta #kisahhalal #jodoh #jodohduniaakhirat #bundashaliha #bundashalihah #muslimah (at Soekarno-Hatta International Airport) https://www.instagram.com/p/CBu37doB5Ay/?igshid=t0y1i9vztvrx
#Memories July 7th, 2019 "Peluk si tetehnya Kang!", Kata yang motret. The First Hug itu, menimbulkan kesan yang luar biasa. Kamu bakal paham betapa indahnya sentuhan pertama setelah menjaga diri. Indah banget. Sekarang bayangkan mereka yang benar-benar menjaga dirinya sejak lahir hingga pernikahan, tanpa bersentuhan dengan lawan jenis apalagi berpacaran. Bersalaman saja pun pasti menimbulkan efek yang luar biasa di antara keduanya. Bukankah menahan diri itu indah? Seindah makanan favoritmu saat berbuka puasa. Seindah oasis di tengah gurun. Seindah hujan saat kemarau panjang. Seindah matahari terbit setelah malam gelap. Tahan diri, sabar. Dan kamu akan mendapatkan semua keindahan itu setelah bersabar untuk menahan diri agar tidak melanggar aturan Allah. Jangan sampai menyesal! #kisahalal #indonesiatanpapacaran #tausiyahcinta #kekasihhalal #nokhalawatuntilakad #jomblo #jomblofisabilillah (at Bandung) https://www.instagram.com/p/CBsZODBhlnD/?igshid=qnftvb65lrov
Merayu Senja (di Wattpad) https://my.w.tt/qzPyxY1pOU Padamu senja aku merayu. Datangkan dia penggenap separuh agamaku. Bukan ambisi ayahku, bukan pula sekedar egoku.
Fiksi Mini
“Bang. Nanti jadi belikan Ana es krim, kan?”
“Sudah mau menjadi istri orang saja masih minta dibelikan es krim oleh Abang.”
“Biarin!” Jawabku dengan mengerucutkan bibir. “Lagian, sepertinya Ana enggak cocok deh, Bang, dengan lelaki yang datang ke rumah kemarin. Ta'aruf masih boleh dibatalkan, kan, Bang?”
“Sudah istikharah?”
“Sudah.” Jawabku sambil menundukkan kepala, lesu.
“Lalu? Oh, atau ada lelaki yang sudah lebih dulu mencuri hati adik abang ini ya?” Tanya bang Hanan dengan nada usil.
“Ih, apa sih, Bang!” Jawabku, kesal.
Semakin hari perasaanku semakin tidak karuan. Sudah seminggu setelah aku sholat istikharah, belum juga mendapatkan jawaban. Umi bilang, keraguan seperti ini biasa terjadi, bahkan oleh orang-orang yang akan menikah sekalipun. Tapi, bagaimana aku tidak ragu. Seseorang di masa lalu hadir kembali. Jujur, masih tersisa dihatiku ruang untuknya.
“Jadi, ada maksud apa kedatangan nak Umar kali ini?” Terdengar suara Abah bertanya.
“Begini, Bah. Sebelumnya saya ingin minta maaf. Jadi, saya berniat untuk memberhentikan ta'aruf ini. Bukan tanpa maksud. Kemarin, saya dengar dari bang Hanan kalau Ana menceritakan keraguannya terhadap ta'aruf ini. Saya memang mencintai Ana, tapi mungkin memang bukan ini jalannya, Bah.”
Abah kaget. Umipun yang duduk disamping abah sama kagetnya. Sedangkan aku yang mendengarkan dari ruang makan tak kalah kagetnya juga. Belum terdengar Abah berbicara lagi, lelaki itu sudah angkat suara kembali.
“Kedatangan saya juga bukan untuk membahas perihal ta'aruf saja, Bah. Tapi saya datang kesini bersama teman saya, Arif, yang juga sebagai teman Ana, menemani dia mengkhitbah Ana untuk dijadikan istrinya, Bah.”
“Benar begitu nak Arif?” Tanya Abah.
“Benar, Bah.” Jawabnya dengan mantap.
Air mataku jatuh. Sungguh, Allah maha pembolak-balikkan hati. Allahu Akbar. Suara lelaki yang selalu aku rindukan. Nama yang selalu aku langitkan di setiap malam. Kini, lelaki yang kuharapkan datangnya hadir dalam keadaan yang sama sekali tak pernah kuduga.