Siapalah aku, hanya pengagum-mu dari jauh
aku
seen from Germany

seen from United States

seen from Norway
seen from Germany
seen from Poland
seen from Brazil

seen from Türkiye

seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from Brazil

seen from Germany
seen from Germany
seen from United States
seen from United States

seen from Netherlands
seen from Türkiye
seen from Yemen

seen from Ireland
seen from Yemen
Siapalah aku, hanya pengagum-mu dari jauh
aku
Aku tak mau bosan
Bagi pembosan sepertiku, bosan adalah biasa
Tapi mulai pagi ini bosan menjadi sangat menakutkan.
Gegara mimpi yang kurang sedap semalam, membuatku menyadari bosan sangat menakutkan.
Aku takut bosan dalam kebetahan ini
Begitupun
Aku takut kamu bosan dalam kebetahan ini
Untuk itu sejak pagi tadi aku mencintaimu lagi. Sama seperti di pagi pertama kita hidup bersama
Pengagum Rahasia
Untuk kamu, yang hingga saat ini masih belum menyadarinya : Jika memang nama kita saling terikat, aku harap aku masih bisa menjaga namamu dan rasaku tetap menyala. Dan jika nama kita bukanlah sisi yang tepat satu sama lain, izinkan aku menuliskan namamu dalam bagian kisahku dan menikmati rasaku sebelum aku melambungkannya ke angkasa bersama dengan doa terbaikku untukmu.
—
Menjaga perasaan sungguh tak mudah, apalagi jika aku harus menjaganya sendirian. Kau tahu? Hampir setiap malam aku tidak tenang hanya karena namamu. Belum lagi jika bayang-bayang wajahmu muncul dibenakku, sudah dipastikan hari ini aku tidak akan bisa tidur nyenyak. Aku khawatir. Benar-benar khawatir apabila aku tertidur dan bermimpi tentang dirimu, maka aku enggan untuk bangun kembali.
Saat ini jelas kau tidak tahu. Segala hal tentang dirimu membuatku tertarik. Senyum, tatapan dan tingkah lakumu, diam-diam aku memperhatikanmu meski hanya melalui selirik mataku. Aku bertanya-tanya mengenai apa yang kau sukai, apa yang sedang kau lakukan saat aku tak melihatmu, atau bahkan apakah kau sudah makan atau belum. Tanpa sadar, aku seperti si gila yang memikirkanmu sambil tersenyum sendiri.
Tapi aku juga cukup tahu diri, mungkin kau memiliki seorang lain yang mengisi pikiranmu. Tak apa, setiap insan berhak untuk memendam atau mengangkasakan seseorang dalam dirinya. Meskipun itu artinya aku termasuk salah satu yang kau pendam. Tak masalah. Aku hanya ingin menikmati rasaku, termasuk selalu tersenyum dan peduli kepadamu. Kau hanya cukup menerima, itu sudah lebih dari cukup. Jangan kau pusingkan perasaanku, karena aku telah memilihnya. Bila nanti aku terluka, itu bukan salahmu, aku ingin kau tahu itu. Aku telah memilih untuk bersahabat dengan kecewa, penyesalan dan rasa sakit semenjak aku memiliki rasa kepadamu. Maka, biarkan aku menjadi pengagum rahasiamu.
Selamat terlelap raga yang selalu kudengar suaranya dalam hening malamku. Semoga lelahmu menjadi lillah dan bahagiamu menjadi berkah, doaku menyertaimu, karna aku mengagumimu❤
-dari aku, penikmat karya hatimu. 01:57 am
Sayangnya, aku tak pernah keberatan dengan keadaan kita yang sekarang. Meski berbalut luka, berlumuran cemburu. Aku masih saja pada kamu.
Maaf, pengagum rahasia memang selalu seperti ini.
— Arief Aumar Purwanto | 24/06/18
Jadilah orang yang diam-diam mendoakan, diam-diam menanyakan kabar, diam-diam memperhatikan, diam-diam rindu, diam-diam datang ke rumah.. Bermaksud melamar.
Pengorbanan selama "diam-diam"nya itu butuh kekuatan, keyakinan, kesabaran, dan ketulusan. Karna cintanya mendekatkan pada sang pemilik Hati. Tak banyak berharap akan hal yang tak pasti, cukup yakini dan amini doa yang akan terijabahi.
Kau percaya pada Sang Khalik? Cintamu padanya takkan seindah cintaNya padamu. Kau pernah kecewa karna menunggu. Sedangkan Ia selalu memaafkanmu saat kau mengecewakanNya. Padahal ia selalu menunggu kau meminta banyak hal padaNya.
Jadi pintalah sebanyak-banyaknya, Ia akan Setia mendengarmu. Ia juga takkan mengeluh mendengar deritamu. Ia pun takkan pergi meninggalkanmu. Tapi Ia akan memberikanmu pilihan dan harapan, memberikanmu jalan dan pikiran, memberikanmu kesempatan dan kemudahan untuk senantiasa bersabar dalam cobaan, bertahan dalam rintangan, dan bahagia pada Puncak kejayaan.
Kameliafay
Aku ingin sekali menunjukan jati diriku yang selalu mencintaimu saat kau tak menghiraukan. Aku ingin sekali kau rindu, saat aku tak ada. Aku ingin sekali kau sebut, siapa wanita hebat setalah ibumu didepan teman temanmu. -nannisanu