Sebagian Luka Tak Pernah Sembuh
Hari yang datang menemani hatimu yang hangat dan senyap, luka-luka di dadamu sebagian sembuh, sebagian terawat dengan baik, sebagian lagi luka lama yang tak pernah kau sentuh dan takkan pernah sembuh.
Mimpi-mimpi lamamu masih berputar seperti bayangan sore di dinding, kadang kau cari cara untuk menyesalinya, di waktu tak ada yang bisa kau kejar atau kerjakan.
dan saat tak ada lagi yang bisa dikejar, kau hanya menatap bayanganmu sendiri. tak marah, tak juga bangga sekadar tahu, hidup pun bisa hampa dengan indahnya.




















