Hei You! Yaa.. Kamu... Dewi Nur Farida :)
Bismillah..
Let's say, Awal pertemuan kita kalau ndak salah 2010 di Primagama Jayanegara Mojokerto. Sedikit chit chat obrolan akhirnya membuat kita berkawan lebih dari sekedar tahu. Dan you know? Sampai sekarang aku inget banget gimana malu dan kikuknya aku ketika tahu bahwa tempat yang suka kubuat foto jaman masih SMA adalah pagar rumah Mamamu! W.A.W.... Pertemuan dan Pertemanan macam apa ini? Pikirku kala itu. Hahaha
Waktu berjalan, sekalipun kita sama-sama menuntut ilmu di Kota Dingin -Malang- , ternyata kesibukan kita masing-masing membuat kita jarang dan hampir tidak pernah bertemu. Kamu sibuk dengan duniamu, begitupun aku. Sampai pada saat kelulusan masing-masing pun, kita tidak saling bertemu. Namun benar bahwa sepertinya Allah SWT masih menakdirkan kita berjodoh dalam ukhuwah.
Suatu ketika, kala itu aku sedang diberikan amanah di Jakarta -menjalani peran dengan pekerjaan yang Alhamdulillah membuatku nyaman-, ponselku berdering tanda notifikasi Facebook. Dan Viola! Ternyata itu kamu. Saling bertukar kabar juga nomor telepon. Alhamdulillah kita sambung lagi komunikasi sampai pada saat aku pindah ke Surabaya. Qodarulloh, dengan berbagai cerita akhirnya Allah takdirkan kita bersama lagi dalam 1 amanah di sebuah lembaga di Surabaya. Seperti apa kehidupan di Surabaya, senyum canda tawa sedih haru kesal dan berbagai bumbu persaudaraan sudah kita lalui bersama. Banyak momen yang kita habiskan bersama, dengan drama-drama yang entah sengaja atau tidak sengaja terjadi di lingkungan kita. Semua itu masih sangat teringat di benakku.
Lihatlah, kalau Allah menghendaki manusia sejauh apapun, bisa saja didekatkan NYA dalam sekejab. Terima kasih atas kebersamaannya selama ini, terima kasih untuk semua warna yang kamu berikan dalam hidupku.
Hari ini, kamu dipersunting lelaki pilihanmu yang Insya Allah Terbaik Bagimu, Keluargamu, Agama, Dunia dan juga Akhiratmu. Aamiin.
Sekarang, tiba saatnya dimana kamu, dijemput oleh Jodohmu. Semoga kalian menjadi keluarga yang selalu dirahmati dan berkahi oleh Allah SWT. Masih kuingat tulisanmu saat itu bahwa apa yang kita inginkan dalam sebuah pernikahan? Sakinah? Mawaddah? Warahmah? Bahagia? Atau apa? dan kemudian kamu melanjutkan bahwasanya harapan terbesarmu ialah mendapat Keberkahan Allah SWT. Karena ketika berkah dari Allah membersamai sebuah pernikahan maka untuk yang lain (Sakinah, Mawaddah, Warahmah, Bahagia dst) akan mengikuti.
Dan disinilah aku, yang meski belum berkesempatan untuk hadir menyaksikan perjanjian agung kalian. Aku senantiasa mengharapkan dan mendoakan keberkahan selalu menyertaimu dan suamimu.
Selamat berbahagia, Mbak Rida dan Mas Luqman :)
بَارَكَ اللَّهُ لَكَ وَبَارَكَ عَلَيْكَ وَجَمَعَ بَيْنَكُمَا فِيْ خَيْرٍ
Surabaya, 21 Juli 2021
With Love, @putrisiska
















