Dulu, kamu selalu menyayangiku. Setiap saat perhatianmu tidak lepas dariku. Aku ingat saat kamu bilang, "Senyummu begitu manis". Bahkan langitpun bergemuruh, bahagia melihat keceriaan kita. Biru-biru senja telah menjadi penutup hari-hari kita. Saling mencintai, itulah kita dahulu. Kini, tidak ada lagi senyuman yang tersungging jika kita saling berpapasan. Bahkan melihatku saja kamu tak ingin. Tidak akan ada lagi momen di saat kamu bilang, "Aku rindu padamu." Sekarang hanya warna kelabu di langit yang kini mewarnai hari-hariku. Tangisanku diwakili oleh hujan, amarahku terwaliki oleh petir. Seakan-akan langit turut bersedih atas perpisahan kita.
Kolaborasi antara : @surat-pendek dan @searegar








