8 Cara Agar Skripsimu Tak Pernah Selesai
Kalau kamu mahasiswa tingkat akhir dan sedang berproses dengan skripsi, ini adalah tips agar skripsimu tak pernah selesai. Langsung saja.
Jadilah Perfeksionis
Skripsi itu tidak harus sempurna. Agar sulit selesai, lakukanlah sebaliknya. Sempurnakanlah skripsimu. Kerjakan seperti para saintis peraih nobel mengerjakan. Jangan konsultasikan sebelum segalanya sempurna. Perhatikan hingga kesesuaian halaman daftar isi, jarak spasi, format daftar pustaka, kerapian lampiran, serta keindahan grafik dan ilustrasi.
Jangan Temui Dosbing
Dosen pembimbing adalah kunci. Ketika kamu konsultasi maka kesalahanmu akan dikoreksi. Kamu akan tahu bagaimana pekerjaan yang benar (atau paling tidak, pekerjaan yang bisa di-ACC). Merekalah penentu kita bisa atau tidak untuk menghadapi ujian skripsi. Maka agar kamu tidak bisa menyelesaikan skripsi, jangan sekali-kali temui dosen. Pasang foto ekspresi dosenmu yang killer di kamar kos. Kalau ada dosen yang justru kalem, editlah agar menyeramkan, kemudian pasang. Munculkan sugesti ketakutan bahkan dengan senyuman dosen yang begitu kalem. Jangan lupa hapus kontaknya dari smartphone-mu.
Tidurlah Setiap Pagi
Selain Sabtu dan Minggu, pagi adalah saat ketika dosen-dosen berangkat. Pastikan di jam yang sama ketika mereka berangkat kamu dalam keadaan siap tidur. Atur waktu agar setiap malam kamu begadang dan buat check list segala keperluan untuk tidur sehingga di pagi hari segala perlengkapan telah lengkap untuk bocan di kos. Bangunlah sampai kira-kira menjelang siang, dosen sebagian sudah pulang. Dan kamu aman, punya alasan yang kuat untuk menunda lagi ke kampus.
Jangan Pulang
Pulang ke rumah akan mempertemukanmu dengan orang tua. Di saat itu pula rasa bersalah pada mereka akan muncul. Segala pengorbanan mereka akan terpampang di depan matamu. Jadi jangan pulang ke rumah. Hindari tempat itu. Dan kita juga tahu, bukan kecerdasan, keluasan wawasan atau idealisme gagasan yang membuat kita lulus, melainkan semangat mengerjakan. Semangat adalah penggerak utama agar kamu segera pendadaran. Rumah adalah tempat charge semangat. Maka sekali lagi, hindari tempat itu.
Bekerjalah
Waktumu terlalu luang untuk mengerjakan skripsi? Berarti kamu perlu alasan lain agar kamu tidak mengerjakan skripsi. Carilah pekerjaan. Ngelesi saja tidak cukup. Carilah pekerjaan full time. Maka hari-harimu akan jauh dari skripsi dan dari kabar-kabar kelulusan teman-temanmu atau bahkan adik tingkatmu.
Mainkan Game-game Terbaru
Ketika teman-temanmu konsultasi-revisi berkali-kali, carilah info tentang game yang sedang hits. PUBG, Hago, dan sebagainya. Bergabunglah dalam grup dan pelajari trik-trik agar kamu bisa menjadi pro dalam bermain. Kalau kamu tidak punya smartphone yang cukup mumpuni, menabunglah. Buat apa kamu kerja full time tapi tidak punya uang beli smartphone high-end untuk nge-game.
Hindari Microsoft Word
Skripsi dikerjakan menggunakan Microsoft Word, LibreOffice Writer, dsb. Hindari membukanya setiap hari. Jika kamu perlu membuka file, gantilah dengan notepad. Maka kamu tidak akan diingatkan pada Recent document bila kamu pernah membuka file skripsi. Mungkin kamu akan teringat pada serial number atau crack games. Dan itu justru hal yang bagus bukan? Kamu akan cepat menjadi gamer pro.
Kerjakan Segala Hal
Selain skripsi pastinya. Kalau kamu masih punya waktu luang setelah bekerja, tidur, dan bermain game, carilah kesibukan lain. Di kampus ada banyak kegiatan UKM, cari dan datangi. Bantulah panitia yang selalu kekurangan orang itu. Jangan buat prioritas, lakukan apapun yang bisa dilakukan. Menjadi moderator, angkat meja, menata kursi, atau membagi snack, itu cukup menghabiskan waktumu. Kalau perlu daftarkan dirimu ke pondok tahfidz dengan target hafal 30 juz dalam waktu 40 hari. Kamu akan mendapatkan tempat pelarian terbaik di mana kamu menjadi sulit dicegah untuk pergi ke sana. Sekaligus kamu juga semakin bimbang sebenarnya mana yang baik dan mana yang buruk.
Itu saja petuah kali ini. Kalau mentalmu kuat untuk mengendalikan diri, kamu akan berhasil meninggalkan skripsimu seutuhnya.