Menangislah jika itu bisa membuatmu tenang. Jangan ditahan. Tidak apa apa, bersedih itu hal yg wajar untuk kita yg hanya manusia biasa..
seen from United States
seen from United States
seen from China

seen from Switzerland

seen from Italy
seen from United States
seen from Taiwan

seen from Malaysia

seen from Switzerland
seen from United States
seen from Ireland

seen from Malaysia

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from Netherlands
seen from United States

seen from Ireland

seen from Malaysia
Menangislah jika itu bisa membuatmu tenang. Jangan ditahan. Tidak apa apa, bersedih itu hal yg wajar untuk kita yg hanya manusia biasa..
Pertemanan
Kita memasuki fase "ya suka-suka gue" dalam pertemanan. Misalkan kita berteman dengan ABC, di lain kesempatan ketika si B dan C main sama GHI kemudian kamu dan si A nggak diajak, pasti dong ada perasaan "eh kok aku nggak diajak ya" "wah seru, kok aku nggak dikabarin" "oh bukan circle nya kali ya"
Wajar
Wajar
Wajar kalau kita berpikir demikian, ya namanya orang, pasti seneng banget kalau di libatkan atau minimal diajak di tiap kesempatan. Tapi kita harus sadar, makin kesini definisi teman dekat atau sahabat kayanya makin menghilang. Sesedih itu ya rasanya teman dekat kita asik dengan teman yang lain sedangkan kita nggak ada diantaranya....
Tapi pasti mereka juga nggak salah. Itu cuma perasaan kita yang berlebihan memandang pertemanan. Padahal mau main sama siapa ya hak dia, nyaman nya sama A ya main sama A, nyamannya sama BC ya mainnya sama BC. Kita nggak bisa memaksa setiap momen di hidup seseorang harus terlewati bersama kita, lagian kan dia bukan teman hidup...
Di usia segini, emang butuh banyak "nggak papa" nya ternyata, memaklumi banyak hal. Semoga ada hati yang terus lapang dan mudah menerima di tiap-tiap peristiwa yang tidak selaras di pikirannya...
Mereka menyukaimu dengan cara mereka sendiri, jadi wajar bila ada yang menyukaimu dengan tidak mengatakan apapun.
Semua sudah punya kehidupan masing masing, jadi sudah menjadi hal yang wajar jika manusia berubah. - ucap teman yang randomly diakhir perbincangan hari itu.
Sewajarnya dalam bermedia sosial
Ini hanya dunia maya, tidak perlu memakai rasa yang berlebih. Cukup sewajarnya saja. Agar terhindar dari berbagai prasangka, yang membuat lelah hati juga pikiran.
Ada story ditonton beberapa menit, pikiran mulai bertanya-tanya. Apa lagi story di-reply, pikiran sudah melalang buana. Ada postingan di-like, merasa dipantau. Apa lagi postingan dikomen, merasa paling diperhatikan. Ada yang tidak di-like postingannya, merasa tidak disambung ukhuwahnya. Ada yang tidak terlihat namanya di list viewer story, pikiran bertanya-tanya; 'masalah apa gerangan'.
Yang di-like, dikomen bahkan di-reply , ya memang itu fungsi fiturnya. Yang tidak di-like, tidak di-reply ataupun tidak melihat story ya karena kegiatannya tidak cuma scroll media sosial, pun beberapa orang juga ada yang membatasi tontonan media sosial.
Cukup sewajarnya saja dalam bermedia sosial. Setiap orang berhak menentukan pilihannya. Karena setiap orang punya caranya masing-masing dalam menjaga hatinya. Kalau terus menerus menggunakan rasa yang tidak pada tempatnya, ya capek juga hati dan fikiran dipenuhi dengan prasangka.
NR | 12 Oktober 2021
Ga Apa-Apa,
Ga Ada Ukuran Sukses Yang Mutlak
Tidak dilarang kecewa, saat sesuatu tidak sesuai rencana.. Tidak mengapa sedih, saat dihadir rasa pedih..Kembali kepada sifat dasar manusia..Perjalanan ini bukan hanya untuk kita..
SH
Ahmad Dhani Dipastikan Gagal Jadi Anggota DPR : Ya Nggak Apa-Apa, Wajar
Arlinda Dada Ahmad Dhani Dipastikan Gagal Jadi Anggota DPR : Ya Nggak Apa-Apa, Wajar Artikel Baru Nih Artikel Tentang Ahmad Dhani Dipastikan Gagal Jadi Anggota DPR : Ya Nggak Apa-Apa, Wajar Pencarian Artikel Tentang Berita Ahmad Dhani Dipastikan Gagal Jadi Anggota DPR : Ya Nggak Apa-Apa, Wajar Silahkan Cari Dalam Database Kami, Pada Kolom Pencarian Tersedia. Jika Tidak Menemukan Apa Yang Anda Cari, Kemungkinan Artikel Sudah Tidak Dalam Database Kami. Judul Informasi Artikel : Ahmad Dhani Dipastikan Gagal Jadi Anggota DPR : Ya Nggak Apa-Apa, Wajar berdasarkan hasil rekapitulasi suara tingkat provinsi di Jawa Timur, pentolan Dewa 19 tersebut hanya memperoleh suara 40.148 suara. http://www.unikbaca.com