Hambar
Aku hanya menunggu, waktu. Dimana apaapa saja yang tadinya ku khawatirkan tak lagi terasa..bahkan tanpa hadirmu pun tak akan lagi jadi masalah. Selamat!! kamu berhasil buatku terbiasa, semua tak akan lagi sama :(:

seen from United States

seen from Singapore
seen from United States
seen from Brazil
seen from United Kingdom
seen from United Kingdom
seen from Maldives
seen from France
seen from Russia
seen from China

seen from France
seen from United States

seen from United States
seen from Türkiye
seen from Türkiye
seen from China
seen from Germany
seen from China
seen from United States
seen from United States
Hambar
Aku hanya menunggu, waktu. Dimana apaapa saja yang tadinya ku khawatirkan tak lagi terasa..bahkan tanpa hadirmu pun tak akan lagi jadi masalah. Selamat!! kamu berhasil buatku terbiasa, semua tak akan lagi sama :(:
Ku pejamkan mata erat-erat sampai titik-titik aneh itu muncul di kegelapan, tak akan ku biarkan air mataku keluar, aku tak rela aku tak mau, aku berharap ini mimpi, aku tau saat seperti ini akan terjadi lagi, karnapun sebelumnya sudah berapa kali terjadi, tapi sebelumnya aku masih bisa tersenyum dan membalikkan badan menyakinkan diri bahwa semuanya adalah semu, lalu pergi ke arah berlawanan dengan senyum bodoh yang palsu, tak ada yg tahu hatiku meraung raung seperti akan menerima ajal karna aku selalu memaksanya untuk sembunyi dan menikmati rasa sakit ini, aku seolah olah tak ingin mengobatinya, karna akupun tahu obatnya hanya dia, yg sedang bersama orang lain, aku tahu ini sebuah kisah yg klise, seseorang teman merebut peria yg kau cintai dan sialnya lagi sang periapun menaruh rasa pada temanmu, ini kisah telah terlalu biasa namun sakitnya masih saja luar biasa.
Bukankah begitu??
-selasa 22 januari 5:58pm-
Dream Lantern
Ah, suara kita yang seperti ini. Seandainya mampu meraih sudut dunia tanpa menghilang. Bukankah indah bila tersampaikan?
Kemudian, hey, kata-kata apakah yang harus kita ucapkan? Mari mengucapkan janji yang abadi dalam hitungan ke-tiga.
Ah, "aku berharap sekali ini sesuatu akan terkabulkan". kata-kata seperti itu sudah tak lagi terdengar olehku. Entah sejak kapan dan mengapa, aku tidak tahu.
Ah, ketika hujan mulai turun dan berhenti. Saat itulah pelangi muncul dan menghilang. Tempat dimana hidupku semakin memudar. Aku selalu percaya bahwa ada sesuatu yang kucari.
Suatu saat mari pergi ke tempat asing yang belum terjelajahi. Memberikan tos pada perasaan dan sentuhan pada waktu. Meski pun diusik oleh dimensi ke-5, aku masih dapat melihatmu.
Mari membuat tanda untuk saling mengenal kembali. Sekarang aku akan mengejar namamu.
Granted, 22 Desember 2017
Rasa ini semakin memudar membuat ku semakin sadar bahwa seharusnya sejak dulu rasa ini memang pudar.
- R
Iman yang Memudar
“IMAN itu bisa semakin pudar dalam hati kalian sebagaimana pudarnya warna pakaian. Karenanya mintalah pada Allah agar IMAN kalian terus diperbaharui.” Ash-Shahihah 1585. للهم جددالإيمان في قلوبنا Allahumma jaddidil imaana fii qulubinaa. Ya Allah perbaruilah iman di hati-hati kami. — RemajaIslam.Com
The post Iman yang Memudar appeared first on Remaja Islam Mau Mengenal Islam.
Remaja Islam Mau…
View On WordPress
E se eu me mudasse daqui e levasse comigo todos os meus desejos?
(heart-of-a-ordinary-girl)
"Bawa aku pulang segera. Memudar biruku. Jangan lagi pulang, jangan lagi datang. Pergi jauh." - Pulang, Float #soundtrack #float #biru #memudar #pulang #indonesia #desa #hijau #pergi
Hanya ada dua pilihan ketika jarak menjadi penghalang, pertama rasa cinta itu tumbuh semakin besar atau ke dua rasa cinta itu memudar dan kemudian hilang.