Teruntuk kamu wanita istimewa di hatiku, tetaplah menjadi semangatku. Jangan pernah menjauh, pergi, bahkan pindah ke lain hati. Aku sangat menyayangimu..
seen from Italy
seen from Philippines
seen from United States
seen from United States

seen from Italy

seen from United States
seen from United Kingdom
seen from United States
seen from Russia

seen from Malaysia

seen from Malaysia
seen from Germany
seen from Russia

seen from Australia
seen from Iraq

seen from Germany

seen from United States
seen from United Kingdom
seen from Malaysia
seen from United States
Teruntuk kamu wanita istimewa di hatiku, tetaplah menjadi semangatku. Jangan pernah menjauh, pergi, bahkan pindah ke lain hati. Aku sangat menyayangimu..
Pernah sekali aku berpikir tentang kamu yang jauh disana. Tentang kamu yang tidak ingin memulai sebuah hubungan.
Aku masih ingat, dulu ketika aku mengatakan bahwa aku sayang kamu, kamu memilih untuk mengabaikan perasaanku. Kamu bahkan menganggap semua ucapanku adalah angin lalu. Kamu juga selalu mengatakan bahwa kamu tidak ingin membebani dirimu dengan sebuah hubungan yang hanya main-main. Tidak jarang kamu juga menegaskan bahwa kamu sangat tidak mau terbebani oleh perasaan sayangku.
Sampai suatu hari, kamu yang jarang mem-posting kehidupan pribadimu, tiba-tiba mencuat membagikan kisah romantismu dengan wanita yang katamu kamu sayangi itu. Kamu seolah-olah abai dengan perasaanku, kamu membagikannya disorotan ceritamu melalui akun pribadimu. Kamu mengenalkannya sebagai wanita yang katamu kamu sayangi.
Kemana rupanya kamu yang dulu selalu mengagung-agungkan kehidupan tanpa komitmen? Kemana rupanya kamu yang dulu selalu tidak ingin terbebani oleh sebuah hubungan yang katamu hanya main-main?
Aku tahu dan aku sangat menyadari itu, bahwa perasaan sayangku memang bukan tanggung jawabmu. Tetapi bolehkah aku memintamu untuk menghargai setidaknya kehadiranku. Aku juga ingin kamu menghargaiku sebagai temanmu yang menaruh hati padamu. Bukan malah mengikutsertakanku ke dalam bagian dari 'teman dekat' yang terpilih, untuk kemudian kamu jadikan prioritas dalam membagikan kebahagiaanmu dengan pasangan barumu. Melalui akun pribadimu, aku mengetahui semuanya. Aku melihat semuanya.
Rasa sakit yang sudah aku persiapkan sebelumnya, ternyata tidak mampu menanggung semuanya ketika hal yang paling aku hindari malah terjadi. Sekarang biarkan aku lepas dari kamu. Lepas dari bayang-bayangmu. Bukan malah semakin kamu hantui dengan kebahagiaanmu, yang harusnya dengan aku kamu merasakannya.
Kalau makin hari aku makin sering menanam jeda memberi jarak, pada kita. Itu bukan karena aku berusaha untuk membencimu. Aku cukup kuat kalau suatu ketika saat aku sedang sangat menyayangimu lalau kau tiba-tiba pergi. Karena sayangku tidak perlu kehadiranmu, kasihku tercurah tanpa dan dengan adanya hadirmu. Walau tidak lewat pelukku setidaknya doa-doaku senantiasa memelukmu erat.
Aku sedang belajar mempercayaimu bahwa kamu makhluk dewasa yang akan menghargai setiap rasa yang kita bangun sama-sama. Walau sampai kini kau masih ragu. Tapi semoga berpikir untuk melukaiku kamu tidak pernah punya waktu.
Aku tak ingin membuatmu sesak karena berbagi napas. Biar aku dan kamu tetap menjadi diri kita masing-masing. Yang ditukar cukup cerita antara kita. Tentang napas dan detak jantung biarkan menjadi milik kita masing-masing.
Aku menyayangimu, walau aku tak pernah mencarimu.
Aku tidak tahu cara membencimu dengan baik dan benar, seperti kau tidak tahu cara menyayangiku dengan baik dan benar.
Garis Waktu, Fiersa Besari.
Untuk kebaikanmu
calvfinka - untuk kebaikanmu
tak sadar aku telah mengingkari janijku
janji pada diriku sendiri, bahwa aku tak akan lagi menulis tentangmu, tentang perasaanku
semua hal yang mungkin tertuju padamu
walaupun ku tau tak ada yang bisa menolong atau membantu diriku, membebaskan kehampaanku
dari apa yang dulu menyiksa, batin dan jiwa
berfikir dan tidak akan berharap kembali,
setelah ku melihat apa yang sudah kau tunjukan padaku, pada semua
semuanya benar-benar membuatku cemas
dan berfikir dalam
seakan mimpiku tak bisa berlanjut lagi
sebelum ku memejamkan mata
ku selalu berdoa untukmu dan kebaikan mu
sekali lagi aku meminta maaf
ingin melihat terangnya bulan bersama pelangi di indahnya malam, denganmu
memang masih kulihat sampai sekarang
melihat dari kejauhan,
masih seperti dulu
benar-benar masih menggemaskan
untuk diriku sejak pertama ku melihatmu
masih sama.
aku menyayangimu
Maaf kan aku yang terlalu erat menggenggam mu. Tapi izinkan aku, Selangkah demi selangkah melepasmu, jika itu inginmu. #hanyainginkautau #ketulusanku #ingataku #jikakaupergi #orangyangslalu #menyayangimu
Jika Nanti
Aku ingin hidup bersama orang-orang yang mencintaiku dan yang kucintai sepasang mata yang saling menatap hangat, di antara cinta yang saling bermekaran Aku, kamu; kita berada dalam taman cinta bercengkrama dan saling berbincang mesra Namun, jika nanti Ketika aku tak bersama dengan kau dalam ruang dan waktu yang sama Tanganku tak mampu menangkap mataku tak dapat menatap ragaku tak dapat menjaga lisanku tak bisa terdengar dari jarak dekat Jika nanti Aku pergi entah sebentar atau selamanya Lantas aku, tak bisa lagi menghibur tak dapat lagi menjadi sandaran tak mampu menjadi tempat penyejuk hati Jika nanti Aku pergi entah sebentar atau selamanya Ketahuilah, akan ada Allah yang selalu menjagamu akan ada Allah yang selalu menenangkanmu Jika nanti Aku pergi entah sebentar atau selamanya Ketahuilah, aku tak pernah melepasmu dari doa-doa panjang dan pengharapanku
(ramadhanisyfitri)
dengan gaya yang berbeda, dengan cara yang mungkin tidak selalu kamu suka. :))