[CANTIK.. izinkan aku MENUNDUK] . Perlahan kumulai memahami, Di zaman yang ust. Salim A Fillah sering membahasakan, #mncrgknskl, adalah menahan sebagian pandangan seperti seruan Allah dalam Surah An Nuur ayat 30-31, serasa tantangan berat kids zaman now. . Dan disisi yang lain, perlahan aku pun mulai paham arti cantik seorang wanita, fitnah nyata bagi seorang pemuda, akan kecantikannya yang menggelegar mempesona, kebanyakan karena pandangan mata yang di sebar kemana-mana, lagi tidak terjaga.. . Aku menolak lupa, setelah sekian lama dahulu hengkang dari putus cinta menuju sambung cinta, tiada jalan yang istimewa, kecuali kalimat barakah, tuk menuju impian; samawa, hidup se-surga bersama. . Karena indahnya menahan, saat berbuka penuh kejutan maka manisnya cicipan surga menjadi shadaqah berpahala, yang berkelanjutan. . Untukmu bidadari tak bersayap, Menjauhlah, agar pesonamu tak pudar sebelum tiba masa walimahan,. . Karena ingin kuartikan arti cinta kepadamu dinda, Agar engkau mengerti arti sesungguhnya, Tak akan terlena dan terbawa harumnya bunga asmara Yang akan membuat dirimu nantinya sengsara . Sebab, perihal jodoh di dunia, telah menjadi rahasia, yang telah terhijab antara dirimu dan dirinya.. Berpuasalah, sampai tiba saatnya tuk berbuka.. . Walau mentari kan terbit meninggi Entah do’a telah melangit atau masih membumi Pantaskan dan bermuhasabahlah diri Hingga benar-benar datang waktu tuk berbagi . Dan tidaklah terurai air mata merpati Kecuali berbagi hati, dengannya di kemudian hari . Mungkin dia yang sering berpapasan denganmu tanpa salam dan sapa, kala engkau berpuasa . Atau dia yang memalingkan wajahnya tanpa kau tahu mengapa Atau mungkin yang telah terlupakan untuk waktu yang telah lama . Ketika, telah tiba waktu tuk berbuka, sebab penantian sekian lama, seruan adzan pun telah dikumandangkan, Lalu datanglah ia dengan tekad khitbah tuk hidup bersama bergandengan, . Dan dialah yang mewariskan akhlaq untuk berkata, “Cantik, ijinkan aku menunduk!” • Akhukum, Uwais El Marosy #selfreminder (di Rohis SMAN 10 Makassar - Ikramnud 10)


















