"ʜɪᴅᴜᴘ ɪᴛᴜ ʙᴜᴋᴀɴ s̶e̶a̶n̶d̶a̶i̶n̶y̶a̶, ᴛᴀᴘɪ ꜱᴇᴋᴀʟɪᴘᴜɴ."
— lzrdnbb_
Cosimo Galluzzi
Lint Roller? I Barely Know Her
One Nice Bug Per Day
Keni
KIROKAZE
Today's Document

PR's Tumblrdome

titsay
taylor price
untitled
Stranger Things
Game of Thrones Daily
I'd rather be in outer space 🛸

Origami Around
we're not kids anymore.
trying on a metaphor

Andulka

tannertan36

❣ Chile in a Photography ❣
YOU ARE THE REASON

seen from Malaysia

seen from Australia

seen from Türkiye
seen from South Africa
seen from United States

seen from Pakistan

seen from United Kingdom

seen from Switzerland
seen from Switzerland
seen from United States

seen from Spain

seen from Malaysia

seen from United Kingdom

seen from Malaysia

seen from Netherlands
seen from South Africa

seen from Türkiye
seen from Pakistan

seen from United States
seen from United Kingdom
@kadalito
"ʜɪᴅᴜᴘ ɪᴛᴜ ʙᴜᴋᴀɴ s̶e̶a̶n̶d̶a̶i̶n̶y̶a̶, ᴛᴀᴘɪ ꜱᴇᴋᴀʟɪᴘᴜɴ."
— lzrdnbb_
“Kesalahan terbesar kita adalah pernah menghancurkan diri sendiri demi untuk bisa memperbaiki hidup orang lain.”
— (via mbeeer)
KEYAKINAN
Bias senja perlahan menghilang,
Membawaku hanyut kedalam kegelapan.
Bias wajahmu yang kerap datang,
Membuatku terjerumus dalam sunyi kesepian.
Dalam benak kau berkunjung,
Bernostalgia mencipta kenangan yang tak tahu ujung.
Merayu rindu tuk datang mengadu,
Tentang kita yang tak bisa bersatu.
— Lzrdnbb_
"Ada saatnya yang rela bersabar hanya untuk menunggu sebatas kabar itu menyerah, ada saatnya juga yang ditunggu kabarnya itu menyesal, dan yang paling menyedihkan perihal menunggu; saling menunggu namun tidak saling tahu atau menunggu tapi tak ditunggu.”
Lzrdnbb_
Perihal mencintai; hal terindah adalah perjuangan tuk saling memiliki, dan hal tersulit adalah perjuangan tuk saling melupakan.
Lzrdnbb_
Ketika Berujung Lupa
Ketika hati ini kau tinggalkan, Disitulah aku terhenti tuk merakit senyuman. Ketika rindu yang tak terbalaskan, Disitulah aku lelah tuk kembali menyulam kerinduan.
Ketika mata melihat dan hati merasakan, Ketika tangan sudah tak kuasa merangkai kata dan mulut tak kuasa untuk berkata-kata, Disitulah aku merasa bahwa; Melupakanmu adalah sebuah pilihan.
[Lzrdnbb_ , 21-08-2017]
"Dulu, aku pernah berjuang untuk mendapatmu. Sekarang, aku sedang berjuang untuk mengikhlaskanmu. Disini, ditengah keramaian ini. Masih ada lara di balik sebuah senyuman. Masih ada rindu dibalik sebuah kegelisahan. Dan masih ada harapan dibalik sebuah kebimbangan."
Ay.
Cukup kau rasakan saja. Tidak perlu memintaku kembali. Saat semua yang terjadi di masa lalu pernah membuatmu tak peduli. Bahkan saat aku sedang jatuh-jatuhnya, kau malah beranjak sejauh-jauhnya. Lalu untuk apa kembali jika yang tersisa hanya saling tersakiti? Cukup saja semua yang sudah pulih. Tak ada yang perlu diulang sebab hanya mendatangkan perih.
–boycandra
Tanpanya hidup ini masih memiliki arti. Jangan mempersulit diri dengan cara mengingat yang sudah pergi. namun, berusahalah belajar untuk merelakan yang telah berakhir dan melupakan semua yang pernah terukir.
Lzrdnbb_
12:19
Mungkin tak semua tanya bisa kau jawab dan tak semua yang ku harap bisa ku miliki. Namun, waktunya pun akan tiba. Semoga kau sudah siap menyiapkan hati dan kedua telingamu untuk mendengarkan apa yang akan hatiku utarakan.
Mengapa kau pergi dan singgah dilain hati? Mengapa kau berjanji jika kau tidak bisa tuk menepati? Mengapa kau menerima jika sebenarnya hatimu tak ingin menerima? Mengapa kau mendekat jika hatimu ingin menjauh? Mengapa? Mungkin aku hanya bisa menunggu, kapan waktu itu akan tiba. Waktu disaat kau akan membayangkan rinduku ini.
Jangan sampai ketika langkah sudah tidak bisa berjalan mundur, kita baru sama-sama jujur bahwa sebenarnya selama ini kau dan aku adalah dua yang sama-sama cinta.
(via mbeeer)
Dan pada akhirnya, mengambil keputusan untuk pergi meninggalkan tanpa adanya ucapan pamit adalah penyesalan yang di kemudian hari akan membuat rindu semakin sulit diungkapkan
Hujan Mimpi (via hujanmimpi)
Jika aku harus mati terjerat bosan. Aku tak akan pernah mengeluh, sebab kematianku berasal dari kejenuhan untuk menunggumu
Hujan Mimpi (via hujanmimpi)
Maaf bila sampai saat ini hatiku belum mampu merelakanmu sepenuhnya. Maaf jika aku diam-diam masih kerap kali merindukanmu. Maaf jika aku masih mengharapkan kita yang dulu. Bukan aku tak berusaha, hanya saja aku tak semudah kamu dalam hal melupakan. Tapi, ini hanya perihal waktu saja bukan?
Hujan Mimpi
(via hujanmimpi)
Apakah aku harus tetap menantimu di persimpangan ini? Atau bergegas pergi berjalan hingga menemukan persimpangan yang lain? Sungguh bosan jika ku terus menanti. Sungguh berat hati jika ku bergegas tuk pergi.
Bimbang.
Aku rasa cukup. Kepadamu, perasaanku tak sudi lagi untuk berdegup. Semua luka tlah aku jadikan figura. Dipajang berderetan, bersama sisa-sisa keikhlasan yang dahulu pernah aku berikan. Kini, tak ada lagi rasa yang tertera. Luka telah mengambil alih cinta dan logika. Semuanya hampa. Tak berisikan apa-apa. Sekarang aku siap untuk melupakan kamu. Dan aku siap. Untuk membunuhmu dalam hatiku.
Sajaksesak | Majalengka, 12 Juli 2017 (via sajaksesak)