serta manusia sekitar dengan segala aktivitasnya.
ikan-ikan kecil dilaut juga menjadi saksi bisu,
bagaimana kita melewati detik demi detik saat itu.
segala cerita, pertanyaan, serta perdebatan.
ceritamu tentang Adam dan Hawa,
yang kudengar begitu seksama.
pertanyaan-pertanyaan yang kuutarakan,
yang beberapa kali membuatmu kesal.
sebab menurutmu tidak masuk akal.
perdebatan mengenai tenggelam atau terbenam.
"coba lihat, mataharinya sudah tenggelam"
aku dengan polosnya berkata.
" tenggelam atau terbenam?"
kamu, meyakinkan yang kukatakan barusan.
spontan aku berkata, padahal saat itu aku sadar redaksi kataku salah. tapi karena ga mau kalah,ya sudah aku dengan PDnya:)
"terbenam, itu yang benar. kan kalau pagi terbit, nah kalau sore terbenam.
kalau sore matahari tenggelam, nah masa paginya naik?"
kan tidak pas redaksi katanya"
dengan spontan lagi aku mengelak dan gamau kalah.
tenggelam atau terbenam, itu bukan masalah.
yang jadi masalah jika segala kemesraan ikut bersama senja.