Jawaban Bapak
“Kurasa jika ibumu masih disini, dia ingin kamu bahagia seumur hidupmu dengan orang yang kamu cintai”, ujar bapak ketika kusampaikan iktikadku. 21 Jumadil Awal 1442
View On WordPress
seen from Yemen

seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from Germany

seen from United States
seen from Switzerland
seen from Switzerland

seen from United States

seen from United States
seen from China
seen from China

seen from United States
seen from Hong Kong SAR China
seen from China
seen from Hong Kong SAR China
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from Mexico
Jawaban Bapak
“Kurasa jika ibumu masih disini, dia ingin kamu bahagia seumur hidupmu dengan orang yang kamu cintai”, ujar bapak ketika kusampaikan iktikadku. 21 Jumadil Awal 1442
View On WordPress
Mungkin, hanya di dalam keterdiaman kita bisa saling bicara. Mengungkapkan segala yang ada; pada apa yang dilupakan kepala dan dicintai oleh hati. Membaca angin, bersemilir menuju teduh matamu yang kini taklagi hujan. Aku pernah percaya bahwa apa yang dijalani kelak baik-baik saja.
Senja taklagi sama seperti mulanya. Aku berdiri di hadapan laut, berharap tak hanyut ke dalam pelukannya. Semestinya kita ada di sini, membicarakan segala yang kamu lalui tetiap hari sembari membiarkan tubuh kita terselimuti pepasir lembut. Sesekali, kamu akan menjumputnya dan memenuhi wajahku—penuh kejutan.
Sesekali, aku berharap waktu mati di sini. Agar aku bisa bertahan lebih lama. Agar kamu bisa rebah di sampingku hingga Tuhan yang tahu kapan aku ingin bahagia ini usai.
Tetapi, segalanya telah berubah. Aku berkata baik-baik saja setelah kamu pergi. Aku berkata bahwa senja akan berbeda, lalu aku menantikannya seakan kamu masih di sana. Dengan begitu, kenangan yang masih jejak akan tersimpan rapi di antara pepasir yang sekian lama kita jejaki bersama.
Tetapi, nyatanya aku kalah oleh keengganan untuk beranjak dari hidupmu. Meski kamu telah memilih kebahagiaan yang lain, kebahagiaan yang kamu cari sementara aku takbisa menepati janji: bahwa suatu waktu nanti, aku akan memastikan bahwa bahagia yang kamu cari ialah aku. Bahwa pelabuhan yang kelak ingin kamu singgahi selamanya ialah aku.
Namun, aku begitu bodoh untuk menyadarinya. Aku begitu menginginkan waktu mati, sementara kamu ingin segalanya mengalir bagai air sehingga kapal yang kamu nakhodai bisa bertemu dengan pelabuhan itu. Rupanya, aku tidak cukup pantas untuk menjadi dermaga tempat kapalmu menemukan rumah.
Rupanya, aku tidak pantas menjadi seseorang yang pantas untuk kamu panggil “rumah”.
Kamis,
02 Oktober 2018 | 15.04
Husnuzan
Mungkin pada waktu itu Allah sengaja membuat hatimu patah sesakit-sakitnya, kecewa sepahit-pahitnya, agar kamu selamat dari orang yang salah. Sekarang cukuplah Allah buatmu paham bahwa penantianmu dengan sabar adalah cara berjuang yang paling indah. 20 Jumadil Awal 1442
View On WordPress
Halo semua~!
Adinda datang lagi membawa proyek bulan April. Hari Kartini sudah hampir kan nih. Nah untuk tetap mendorong dan menanamkan semangat dan emansipasi Kartini pada diri kita, khususnya perempuan Indonesia, ayukkk nulis bersama yukk.
Bulan ini kita menulis prosa. Siapapun yang punya akun instagram, buruan deh ikutan #harikartini @kelaspuisi
Bagaimana caranya?
#harikartini dimulai tanggal 13 - 30 April 2016
Follow instagram @kelaspuisi
Upload foto, ilustrasi, atau video hasil karya sendiri
Karya harus asli (no plagiat)
Tidak diperkenankan mengambil foto dari google
Untuk foto harap diupload dengan format square/landscape/portrait, tanpa grid
Untuk video: landscape tanpa grid, tag @kelaspuisi di awal caption prosa
Prosa maksimal terdiri dari 100 kata dengan tema Kartini dan tag @kelaspuisi
Di akhir prosa gunakan hashtag #kelaspuisi dan #harikartini dan diperbolehkan mengirim prosa setiap hari
Prosa yang diikutkan di #harikartini adalah yang baru ditulis pada bulan April - Prosa ditunggu maksimal jam 18.00 WIB setiap harinya untuk kami repost di akun Instagram kelaspuisi
Perempuan dan laki-laki diperbolehkan mengikuti project ini
p.s: Satu prosa pilihan kakanda dan adinda akan didramatisasikan di akun SoundCloud kelaspuisi. Ayo menulis! :)) flyer design oleh @filosofihujan
Selamat Hari Kartini, Perempuan Indonesia!
ikut yuk, cc teman-teman @tumbloggerkita @curhatmamat @rintikkecil @narasibulanmerah @symphonykalbu dan semuanya.