Seperti halnya bulan dan matahari yang masing-masing bersinar pada waktunya, begitu pula hidup kita dan orang lain. Ojo dibanding-bandingke.
tji leng shi, menjelang tengah hari, 2605-2025

seen from Slovenia

seen from Slovenia
seen from China
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from Slovenia
seen from United States

seen from Australia
seen from United States

seen from T1

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from Canada

seen from United States
Seperti halnya bulan dan matahari yang masing-masing bersinar pada waktunya, begitu pula hidup kita dan orang lain. Ojo dibanding-bandingke.
tji leng shi, menjelang tengah hari, 2605-2025
Apple to Apple
Membandingkan satu orang dengan lainnya.
Aku tak tahu bagaimana budaya ini tumbuh dan berkembang di masyarakat. Mungkin niat awalnya baik, agar nilai lebih yang ada pada seseorang, menjadi penyemangat atau dorongan untuk orang lain. Sayangnya, pada masa ini, 'membandingkan' tidak lagi sepenuhnya relevan.
Setiap manusia lahir dan tumbuh di keluarga yang berbeda, dididik dengan cara dan kultur yang berbeda, pola pikir, akal budi dan keinginan setiap orang pun pasti berbeda. Itu bahkan belum seperempat dari hidupnya. Apa yang pernah ia alami, situasi terbaik dan terburuk, ucapan paling menyenangkan dan menyakitkan yang pernah didengar, tempat-tempat yang pernah seseorang datangi, dan segudang perbedaan lainnya.
Bahkan ketika seseorang dibandingkan dengan orang lainnya, belum tentu orang itu ingin menjadi seperti/serupa dengan orang yang diperbandingkan. Bagaimana jika tujuan hidup dan keinginan mereka pun berbeda? Bagaimana jika makna pencapaian yang ada di orang itu dan lainnya berbeda?
Tentu jauh lebih mudah membandingkan barang atau tempat. Yang ini lebih bagus, yang itu tidak. Yang ini lebih indah, yang itu kurang. Yang ini lebih bermanfaat daripada itu. Bahkan jika dapat diperhatikan lagi, yang berarti nilai bagus, indah, dan bermanfaat itu pun berdasarkan penilaianmu. Jika menurut orang lain tidaklah demikian, itu hal yang wajar.
©antasmira
Instagram | Twitter | Storial | Spotify | Pinterest
"Coba ceritakan kepadaku, ketika kamu berhasil bahagia setelah membandingkan dirimu dengan orang lain."
everyone has their start with their own way
-waktuterbit-
Bdg, Selasa 21 Juli '20 || 11.12 wib
Bahaya Membandingkan Anak - Dampak Psikologis dan Cara Menghindarinya
Maaf aku terlalu sering mengadu
Tuhan, maafkan aku yang kini terlalu sring mengadu banyak hal kepadamu , hatiku , fisikku sering kali melemah. waktu itu kudatang pada keluargaku dan disana ternyata aku masih berharga sebagai seorang manusia ,aku kira aku sangat tak berharga dilingkungan ku saat ini, Tuhan maaf jika aku sering membandingkan aku dengan orang hebat lainnya, maaf jika ini membuatku merasa tak bersyukur dengan apa yang udah Tuhan berikan kepadaku, padahal dengan diberikan kesempatan lagi dan lagi untuk menebus dosa yanhg telah aku perbuat adalah sebuah kesempatan yang luar biasa, namun aku lupa menyadari hal itu, semua kututupi dengan rasa iri yang terkadang muncul dalam benakku , saat ini aku butuh penguat bahwa hidup itu proses dan jika finishu tidak di dunia maka ambil finish itu diakhirat nanti , asal jalan yang kau pilih itu sesuai dengan jalan yang Tuhan berikan
Zona waktu
Udah lulus S1 mau ngapain? Kerja di mana sekarang? Gak tertarik lanjut S2? Jangan keasikan kerja, nanti lupa nikah. Umur berapa sekarang, tuh temen kamu lebih muda tapi anaknya udah dua. Dan banyak pernyataan maupun pertanyaan lainnya yang bernada membanding-bandingkan berseliweran tanpa tau kapan ujung akhirnya.
Tapi semua kembali pada kita.
Mau dengan polos menyetujui lalu tertekan sendirian atau memilih meyakini bahwa setiap org punya zona waktunya masing-masing.
Selama kamu terus berjuang dan berdoa tanpa putus mengharapkan kebaikan dari Allah, percayalah dan berbaik sangka lah. Karena apa yang ada hingga hari ini, detik ini, adalah rezeki terbaik dariNya untukmu dengan segala kesempurnaan skenarioNya berdasarkan zona waktu khusus hanya untuk kita.
Yang tak pernah terlambat, tak pernah terlalu cepat. Sempurna tepat waktu.
Allah yang menciptakan kamu, kemudian memberimu rezeki, lalu mematikanmu, kemudian menghidupkanmu (kembali). Adakah di antara mereka yang kamu sekutukan dengan Allah itu yang dapat berbuat sesuatu yang demikian itu? Mahasuci Dia dan Mahatinggi dari apa yang mereka persekutukan. (Q.S. 30 : 40)
Jadi apapun yang kamu lakukan sekarang, entah itu sekolah, kuliah, kerja, maupun ngurus keluarga, lakukanlah dengan hati yang lapang dan jangan terlalu sibuk membandingkan. Karena kamu punya sutradara kehidupan paling baik yang Mahasuci dan Mahatinggi.
Mangat!
#sekolahfriends #tkfriends #playgroup #membandingkan #ukurandanjumlah #Mathandlogic
Mengenai setara.
Jangan membandingkan. Apalagi yg dibandingkan adalah orang dengan orang. Apakah begitu caramu menilai seseorang?
Ingat, orang satu dengan orang lain tidaklah sama. Tiap orang punya cara tersendiri untuk hidup. Dengan apapun cara mereka. Tidak perlu untuk kamu perbincangkan bahkan membandingkan. Ingatlah saja, bahwa kamu dan mereka setara. Kamu tak lebih baik dari mereka. Dan sebaliknya, mereka tak seperti yg kamu bayangkan.
PH.