Tidak semua manusia yang mempunyai telinga dapat mendengar, dan tidak semuanya yang mendengar.. mampu menjadi pendengar yang baik.
Karena pada halnya, kita hanya butuh Allah Yang Mendengar... Tanpa harus kecewa ketika disalahpahami.
seen from United States
seen from Türkiye

seen from United Kingdom
seen from France
seen from Singapore

seen from Türkiye
seen from Argentina
seen from China

seen from Singapore

seen from Argentina

seen from Argentina
seen from Australia
seen from Brazil
seen from Japan
seen from Belgium

seen from Malaysia
seen from Türkiye

seen from Estonia
seen from United States
seen from China
Tidak semua manusia yang mempunyai telinga dapat mendengar, dan tidak semuanya yang mendengar.. mampu menjadi pendengar yang baik.
Karena pada halnya, kita hanya butuh Allah Yang Mendengar... Tanpa harus kecewa ketika disalahpahami.
Maukah kamu mendengarkanku? 🙁
⠀
_
_
⠀
Repost from : Faris Andani
⠀
------------------
👉🏻 Follow @𝙖𝙧𝙞𝙤𝙖𝙜𝙞𝙤 untuk dapat 𝒕𝒖𝒍𝒊𝒔𝒂𝒏-𝒕𝒖𝒍𝒊𝒔𝒂𝒏 𝒎𝒆𝒏𝒂𝒓𝒊𝒌 𝒍𝒂𝒊𝒏𝒏𝒚𝒂.
⠀
🧒🏻 Jadi pribadi yang lebih baik setiap harinya.
⠀
𝚆𝚒𝚝𝚑 𝚝𝚘𝚗𝚜 𝚘𝚏 𝚕𝚘𝚟𝚎,
ᗩᖇIO ᗩᘜIO
PHOENIX (1/2)
Sebuah ruangan yang gelap.
Yang terlihat hanya sebuah meja, balok, kipas angin, dan ... seseorang yang berdiri.
"Hei, sudah bangun? Nyenyak juga tidurmu!"
Suasana hatinya sepertinya sedang baik. Tapi, siapa dia?
"Siapa kamu?" -
"Aku? Anggap saja aku pencerita."
"Dan kamu adalah pendengarnya."
"Jika kamu bertanya, ini di mana… Agak sulit untuk dijelaskan. Anggap saja ini bukan di mana-mana."
"Hmm… Di mana aku?" -
Page 13 of 365.
[ 𝐴𝑡𝑡𝑒𝑛𝑡𝑖𝑜𝑛 ]
Terkadang mereka tidak butuh solusi. Terkadang mereka sebenarnya juga sudah punya jalan keluarnya.
⠀
Mereka hanya ingin didengarkan. Didengarkan dengan seksama dan ingin sejenak mengeluarkan cerita yang ada.
⠀
Listen to 'em, karena mereka percaya, kamu adalah tempat ternyaman untuk bercerita.
⠀
[ 𝙮𝙪𝙠𝙯 ✌️. ]
⠀
.
.
.
⠀
>>> 𝑺𝒊𝒍𝒂𝒌𝒂𝒏 𝒖𝒏𝒕𝒖𝒌 𝒍𝒊𝒌𝒆, 𝒄𝒐𝒎𝒎𝒆𝒏𝒕 𝒂𝒕𝒂𝒖 𝒔𝒂𝒗𝒆 𝒑𝒐𝒔𝒕 𝒊𝒏𝒊 𝒃𝒊𝒍𝒂 𝒃𝒆𝒓𝒎𝒂𝒏𝒇𝒂𝒂𝒕.
⠀
>>> 𝑺𝒊𝒍𝒂𝒌𝒂𝒏 𝒋𝒖𝒈𝒂 𝒖𝒏𝒕𝒖𝒌 𝒌𝒂𝒍𝒊𝒂𝒏 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒎𝒂𝒖 𝒔𝒉𝒂𝒓𝒆 𝒑𝒐𝒔𝒕 𝒊𝒏𝒊 𝒕𝒆𝒓𝒖𝒏𝒕𝒖𝒌 𝒎𝒆𝒓𝒆𝒌𝒂 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒎𝒆𝒎𝒃𝒖𝒕𝒖𝒉𝒌𝒂𝒏, 𝒕𝒂𝒑𝒊 𝒎𝒐𝒉𝒐𝒏 𝒋𝒖𝒈𝒂 𝒖𝒏𝒕𝒖𝒌 𝒕𝒊𝒅𝒂𝒌 𝒍𝒖𝒑𝒂 𝒎𝒆𝒏𝒚𝒆𝒃𝒖𝒕𝒌𝒂𝒏 𝒔𝒖𝒎𝒃𝒆𝒓𝒏𝒚𝒂.
⠀
>>> 𝑻𝒆𝒕𝒂𝒑 𝒔𝒆𝒍𝒂𝒍𝒖 𝒇𝒐𝒍𝒍𝒐𝒘 𝒂𝒌𝒖𝒏 @𝒂𝒓𝒊𝒐𝒂𝒈𝒊𝒐 𝒖𝒏𝒕𝒖𝒌 𝒎𝒆𝒏𝒅𝒂𝒑𝒂𝒕𝒌𝒂𝒏 𝒕𝒖𝒍𝒊𝒔𝒂𝒏-𝒕𝒖𝒍𝒊𝒔𝒂𝒏 𝒎𝒆𝒏𝒂𝒓𝒊𝒌 𝒍𝒂𝒊𝒏𝒏𝒚𝒂.
⠀
🙏 𝖲𝖾𝗆𝗈𝗀𝖺 𝗍𝗎𝗅𝗂𝗌𝖺𝗇 𝗂𝗇𝗂 𝖻𝗂𝗌𝖺 𝗆𝖾𝗆𝖻𝖺𝗇𝗍𝗎 𝗄𝖺𝗅𝗂𝖺𝗇.
⠀
.
.
.
.
⠀
𝚆𝚒𝚝𝚑 𝚝𝚘𝚗𝚜 𝚘𝚏 𝚕𝚘𝚟𝚎,
ᗩᖇIO ᗩ. ᘜIO
@arioagio
jadilah pendengar yang baik meski saat kau butuh didengarkan mereka pergi
Catatan: Tak bisakah dengarkan dulu ceritaku?
Saat engkau mendapati seseorang bercerita kepadamu, janganlah dulu engkau palingkan telingamu tersebab ceritanya tidak ingin kamu dengar. Bisa jadi, perasaannya sedang bergemuruh saat itu, butuh seseorang untuk meredakannya.
Bukan ia tidak bisa mengatasi masalah hatinya, tapi terkadang memendamnya sendiri lebih sesak dan sempit sekali ruang. Maka dari itu, dia memilihmu menjadi pendengarnya dan mengulur sesak di dadanya.
Mungkin bagimu, ceritanya basi dan biasa-biasa saja. Tapi bisa jadi, buatnya, hal tersebut mengganggu tidurnya, mengalihkan fokusnya, bahkan mengurangi rasa makanan di setiap harinya. Tidak ada yang tahu, sungguh.. hati seseorang tidak ada yang tahu.
Ada banyak sekali cara menyenangkan hati seseorang. Semuanya tidak dilihat dari seberapa besar materi yang sudah dikeluarkan untuk menahan air matanya agar tidak menetes, atau berpiring-piring makanan agar perutnya kenyang dan sedihnya hilang. Kamu bisa menawarkan pundakmu, mengelus punggungnya dan mengeluarkan tiga kalimat saja, “tidak apa-apa.”
Semoga Allah mudahkan kita, untuk melakukan sekecil apapun kebaikan.
Jumat, 13 Dzulhijjah 1442.
@khadeejahalfatih
Kadang perlu lho gak dengerin apa omongan atau nyinyiran orang. Kalau kamu siap berarti kamu hebat karena sudah berani menjadi pendengar yang baik hati dan gak gampang masukin semua ke dalam hati. Baik ambil, gak baik buang. Ya emang gak gampang tapi patut dicoba sih buat ngetes kondisi kuping selalu. Wkwkwk.
Mengapa sulit menjadi pendengar yg baik?
Karna lebih enak curhat dari pada d curhatin. Iyakan? ngaku aja hahaha.
Di era globalisasi yg serba canggih ini tidak dapat di pungkiri proses kemunikasi semakin mudah melalui media social, hp, dll. Sebagai homo-luden atau makhluk yg suka bersenang-senang, manusia menyukai untuk di akui. Mengejar eksistensi tidak segan di lakukan entah ini hal yg positif/sebaliknya.
Sebagai orang yg cukup mengenal banyak orang tapi sangat sedikit yg dekat, & suka menyendiri membuatku berpikir apakah saat ini komunikasi benar-benar terjalin? Atau hanya sebatas menjawab untuk menanggapi, perasaan hanya ingin di dengar tanpa sadar sudahkah menjadi orang yg mampu mendengar dengan baik?
Kursus public speaking ada tapi tidak ada kursus mendengarkan. Terlebih lagi saat saat lawan bicara menunjukkan emosi tertentu, mungkin kamu sudah tak ingin bertanya.
Dalam proses komunikasi, ada yg membuat orang2 merasa nyaman yaitu di dengarkan, & mendengar. Sudahkah kamu melakukan ini?
Apa pernah bertanya-tanya mengapa orang yg kamu anggap mampu mendengarkan cerita kamu merasa tidak nyaman atau bahkan gelisah? Apa kamu adalah tipe orang yg slalu ingin di dengarkan bahkan mendominasi percakapan? Sudahkah kamu menjadi pendengar yg baik? Kapan seseorang dapat di sebut sebagai pendengar yg baik?
· Empati, proses ini berlangsung saat kamu mendengarkan dengan seksama apa yg lawan kamu bicarakan.
· Tidak bercerita tentang masalah kamu sampai lawan bicara selesai.
· Menanggapi apa yg perlu di tanggapi bila kamu sanggup.
· Saat berbicara tatap muka, pastikan bahasa tubuh menghadap dia, & jangan mengecek hp kalau tidak perlu. Saat dimana kamu terus-menerus mengecek hp membuktikan bahwa kamu tidak tertarik sama apa yg dia bicarakan.
· Bertanya dahulu untuk membuat lawan bicara lebih nyaman seperti :
“Ada apa?” “Kamu kok kelihatan sedih?” “Kamu sudah punya solusi?”
Kalau kamu mampu melakukan hal kecil ini, orang akan senang berbicara masalah mereka ke kamu.
· Jangan mengatakan :
“Ah kamu berlebihan” “Masalahmu cuma segitu, nah aku?” “Masih banyak yg jauh lebih berat masalahnya dari pada kamu”
· Perhatikan bahasa tubuh, & raut muka lawan bicara. Saat dia mulai tidak nyaman kamu berbicara terus-menerus, kamu berhenti sejenak & bertanya kepada dia. Berikan kesempatan berbicara.
Untuk beberapa kasus yg aku observasi, kecenderungan orang-orang saat ini untuk mendominasi percakapan cukup tinggi. Entah itu introvert ataupun ekstrovert. Mengapa ini terjadi?. Salah 1 penyebabnya adalah unek-unek yg di pendam terlalu lama, tidak ada teman ngobrol yg tepat, atau terjangkit narsisme.
Bahkan tak jarang orang yg ingin sekali di dengarkan akan mengirimkan pesan beberapa kali untuk membuat si pendengar membaca pesan dia atau saat berbicara tatap muka hanya mau berbicara tentang diri dia tanpa mau tahu masalah orang seperti apa.
Tapi perlu di ingat, terbuka sama orang tentang masalah kamu perlu banget sbg terapi. Jangan lupa jg orang yg kamu anggap bisa jadi pendengar yg baik mungkin membutuhkan bantuanmu. Ngga ada salahnya bertanya.
You can’t tell someone as your friend, if they never check on you. Kamu ngga bisa anggap seseorang itu teman kalau dia ngga pernah ngecek kamu.
Percayalah kalau mampu jadi pendengar yg baik, kamu tidak akan mudah salah paham. Bisa jadi karna kamu hanya ingin mendengar apa yg mau kamu dengar, info utama dari sebuah obrolan tidak sampai di hati, & otak.
Image source : google
Beli buku ini dimana ya ?.