Astral Projection Adalah Roh yang Keluar, Jangan Bercanda!
Meski matahari semakin terang bersinar, tapi gue masih males-malesan di kasur empuk ini. Rasa mager seolah ogah pergi. Masih pagi, gimana kalau gue berselancar aja di YouTube?
Gue pun meraih handphone yang diletakan di sisi kasur. Membuka YouTube dan menonton beberapa video yang gue anggep menarik. Mulai dari bend test smartphone flagship sampai video prank. Lalu, tiba-tiba gue menemukan video tentang Astral Projection dari seorang youtuber, berinisial F.
Sebetulnya, cerita pengalaman dia tentang Astral Projection lucu. Gue pun sempet ketawa dengernya di mana, si hantu masuk sangat perlahan saat dia AP di kamar kost miliknya. Kalian bisa ngebayangkin kan, gimana makhluk itu masuk pelan-pelan dengan memasukan setengah dari kepalanya terlebih dahulu seolah sedang mengintip?
Orang biasa pasti ngeri. Sayangnya, gue bukan orang biasa.
Sebetulnya ada dua salah pemahaman dari youtuber tersebut. Yaitu, makhluk serem yang dia lihat adalah roh gentayangan yang mati nggak wajar. Lalu, kesalahan kedua adalah tentang Astral Projection sendiri di mana menurut dia saat AP, yang keluar dari badan adalah ROH.
Tapi, yang pengen gue kritisi saat itu adalah pemahaman AP miliknya yang melenceng kejauhan. Meski balik lagi, experience setiap orang tentang alam TETANGGA itu pasti berbeda-beda. Termasuk gue.
Nih gue cerita dikit. Ketika pertama kali AP, katanya akan ada efek badan seperti jatuh dari kasur. Tapi, gue nggak ngerasain itu. Karena gue mengeluarkan tubuh halus gue dengan berguling ke samping sampai ngambang di udara. Tapi, tetap prinsip tentang AP itu sama. AP itu buka ROH YANG KELUAR DARI BADAN.
Balik ke video F, gue yang baik hati karena tidak ingin orang lain salah pemahaman pun berusaha menjelaskan ke dia tentang Astral Projection yang sebenarnya.
Gue bilang kalau Astral Projection (known as meraga sukma and out of body experience) itu bukan mengeluarkan roh tapi tubuh halus atau sukma. Bukan malah ngeluarin roh. Kalau roh yang keluar, Lo auto death, dude...
Lalu di sana, dia juga bilang masuk AP dengan metode Sleep Paralysis. Gue juga jelasin kalau itu cuma salah satu cara. Nggak semua orang harus masuk tahap Sleep Paralysis dulu sebelum AP.
You know what his answer to me?
Jujur aja gue tersinggung sih dibilang googling. Ngapain gue googling sedangkan gue sendiri bisa. I just though, tinggi hati sekali ya. Padahal pemahaman dia tentang alam sebelah aja kalo gue bilang nih masih belum ada apa-apanya. Gue sendiri yang masih belajar nggak ampe segitunya.
After that, gue langsung auto unsubscribe channel dia. Mending gue liat cerita seru para indigo di channel lain. Lagipula kehilangan 1 subcribe buat dia kan nggak berarti apa-apa toh LOL
Nah, beberapa hal yang mesti Lo tau tentang Astral Projection itu:
Bisa dilakukan dengan keadaan sadar. Pada tahapan newbie, biasanya ajna (mata ketiga) aja yang jalan-jalan. BUKAN TUBUH HALUS. Lo bisa ngelakuin AP dengan Ajna ini sambil melakukan kegiatan ringan lain seperti dengerin musik, baca buku, atau nonton TV.
Pada tahapan lebih tinggi, Lo harus berada di kondisi otak theta. Biasa dilakukan sambil tiduran. Saat inilah, Lo bisa mengeluarkan tubuh halus dan berkelana ke manapun Lo mau. Saran gue, bagi yang belum terbiasa lebih baik ada yang ngedampingin. Karena temen gue pernah kejebak di alam sebelah sampai nggak sadar 2 bulan. Kondisinya nggak koma tapi juga nggak mati.
Pada level lebih ekstrim, Lo bisa mengeluarkan tubuh halus sambil whatsappan, bahkan teleponan. Lo nggak perlu lagi capek-capek masuk ke fase theta sambil tiduran. Kalo nggak kuat, paling lo sesek napas :v
Selain dengan memanfaatkan fase Sleep Paralysis, Lo juga bisa berlatih pernapasan bertingkat agar bisa AP. Kalau gue sendiri menggunakan metode pernapasan yang sangat lama. Misal tarik napas 30 detik, keluarin napas 30 detik juga. Setiap orang punya cara yang berbeda. Jadi jangan tutup pikiran Lo sampai di sini.
Saat AP, badan terasa enteng dan nggak terpengaruh oleh gravitasi. Lo bisa terbang hingga salto-salto di udara.