mungkinkah dulu, aku sekadar pelampiasanmu?
yang hadir ditengah-tengah jenuhmu,
lalu kemudian meluluhkanmu?
mungkinkah,dulu kau hanya butuh penenang
namun ku anggap sebagai keburuntungan?
yang kemudian aku terbiasa, dan benar-benar jatuh cinta
mungkinkah, dulu hanya sebuah kebetulan?
yang dimana kau hanya butuh istirahat sejenak dari cinta sejatimu,
namun aku membuatnya seolah kau butuh cinta yang baru.
dan saat itu pula,semua terjadi begitu saja.
kau mengungkap rasa, membuatku semakin berbedar.
lambat laun, aku terbiasa dengan hadirmu.
namun sayang, semua tidak berlangsung lama.
ada yang berubah,
kamu semakin jauh, dan aku baru melangkah mendekat.
ntah,kau yang teburu buru atau aku yang banyak menunda.
dan ternyata, waktu istirahatmu telah usai.
titik jenuhmu hilang,dan cinta sejatimu kau kembalikan.
tinggallah aku,bersama sisa-sisa hadirmu
yang begitu berarti, walau bagimu tiada arti sama sekali.
bersama bunyi hujan,
8:19pm, Indonesia Tengah.
















