Maka dicarilah sudut paling gelap di internet, sebuah platform yang konon paling rahasia. Di sanalah semua keluh kesah ditumpahkan, semua topeng dilepas. Alasannya? "Biar bebas berekspresi tanpa dihakimi." Sebuah kebohongan yang indah. Karena setiap kali menekan tombol "post", ada bisikan lain yang lebih jujur: "Semoga ada yang baca."
Kita membangun benteng privasi yang tinggi, lalu diam-diam berharap ada seseorang yang cukup peduli untuk memanjatnya.
Roni. | 1 Oktober 2025







