Selamat hari kamis anak ibu !

@theartofmadeline
No title available
Today's Document
I'd rather be in outer space 🛸
we're not kids anymore.
hello vonnie
Three Goblin Art

Origami Around
Sweet Seals For You, Always
One Nice Bug Per Day
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year

祝日 / Permanent Vacation
taylor price
noise dept.

★

blake kathryn
🪼
No title available

Kiana Khansmith
Jules of Nature

seen from Germany

seen from United Kingdom
seen from Türkiye

seen from Germany

seen from Germany

seen from United States
seen from United States
seen from Argentina
seen from United States

seen from Pakistan

seen from Malaysia

seen from Argentina

seen from Malaysia

seen from Malaysia

seen from Türkiye

seen from Germany

seen from Argentina

seen from Türkiye
seen from United States

seen from North Macedonia
@kaptenlangit
Selamat hari kamis anak ibu !
Entah kenapa, yang berkuasa selalu menang.
Tak mengerti dibawah juga sedang berjuang.
Mereka memberi keputusan sewenang wenang.
Dasar aku yang malang.
😑
Terbentur, terbentur, terbentur..
TERBENTUK..
Entah kenapa, ketika keyakinan menjadi puncak tertinggi di hati, disitulah Tuhan terasa sangat dekat.
Yakin aja.. Dia tak pernah ingkar janji.
That's true!
Jika harus memutar memori lama.
Itu tentang kamu.
Jika harus menyiapkan memori baru.
Itu juga buat kamu.
Yang sedari dulu selalu ku aminkan.
Kamu .. yang kini jadi imamku.
Patah lah, hancurlah
Itu bertumbuh.
Tabahlah.
Jangan lelah.
Kini, pesan setiap pagi tak lagi hadir.. namun kini, ucapan dan senyuman setiap pagi menjadi rutinitas. Imamku💕
Sungguh, rahasia Tuhan terlampau indah.. amat sangat indah. Tak ku sangka, dia yang menjadi tokoh hampir disetiap tulisan di laman biru ini. Kini telah menjadi imamku. MasyaAllah tabarakallah... 🥺
Kita mungkin pernah merasa seseorang tidak bisa mencintai kita sebaik cara kita mencintainya.
Namun kenyataannya memang mencintai dan dicintai selalu menjadi hal yang paling rumit untuk dipahami.
Saat kita merasa dicintai, kita merasa berhak menuntut lebih dari orang yang kita cintai. Kita berharap lebih, dari apa yang sudah kita berikan.
Kita selalu mencari-cari siapa yang lebih banyak berkorban. Siapa yang lebih banyak merasa disakiti.
Kita baru benar-benar merasa bahagia ketika kita merasa diperhatikan, saat kita merasa dicintai dengan sungguh-sungguh.
Secara tidak sadar kita jadi menggantungkan kebahagiaan kita pada orang yang kita cintai.
Tidak salah memang.
Hanya saja kita jadi lupa bahwa kita tidak mungkin bisa mendapatkan seluruh dunianya. Seseorang yang kita cintai juga memiliki dunianya sendiri.
Selalu ada hal yang tidak ingin ia bagi, dan hanya ingin disimpannya sendiri.
Kita menjadi terlalu mudah kecewa pada hal-hal kecil yang tidak sesuai dengan apa yang ada dalam bayangan kita.
Kita selalu menuntut seseorang untuk selalu mencintai kita, tanpa pernah kita bisa benar-benar mencintai diri kita sendiri.
Cara seseorang mencintai kita, cara kita mencintainya, dan keinginan kita dicintai dengan cara yang seperti apa, sampai kapanpun tidak akan pernah sama.
—ibnufir
Ayo coba sini :)))
Kamu cinta dia~
”Kita ini apa?”
“Kita putus ya?”
Kamu mendadak hilang.
Tolong tetap tinggal.
“kamu tidak ada”
“Tolong pergi saja”
Ada namun meniadakan
Jangan kembali lagi!!
aku mulai menjauh.
Jangan pedulikan aku.
tetap disini, dihatiku.
Kamu apa kabar?
Aku memilih pergi.
Kuota aku habis.
Pulang! Mamah sakit.
cintanya bukan aku.
Invoice belum cair.
Udah revisian belum?
Biarkan aku pergi.
Aku menunggu kamu .
Perjuangan belum usai ~
Aku ingin menangis
Aku rindu mantan
Ayah Ibu Anak
masih minta makan
Mati tak dikabari
kehilangan password tumblr
Sarjana kok nganggur. 🥴
“Aku merasa terbebani”
gajian lama banget. 😌
Pengen gendut, susah :’)
Ann, kapan nikah?~~
Saya sayang kamu
Mengagumi itu beda dengan mencintai. Tidak semua orang yang mengagumimu bisa mencintaimu dengan baik. Ketika ia tahu cela yang ada padamu, ia akan pergi mencari yang lebih sempurna. Ya, begitulah manusia, selalu silau dengan apa yang dilihatnya. Hingga ia sadar, bahwa kesempurnaan hanyalah fatamorgana.
Ia tak menyadari, bahwa yang sungguh mencintai akan tetap tinggal, yang serius akan bersedia menerima segala kekurangan. Sebaik-baik cinta ialah atas dasar ibadah kepada Tuhannya. Dan sebenar-benar cinta ialah yang dibuktikan dengan ikatan nyata, bukan dengan bualan cinta yang memekakkan telinga.
Pena Imaji
Akhir-akhir ini banget sering curhat ye gue.
Sekedar jalan dari kamar mau ke kamar mandi aja susah. Cape setengah mampus. Paru-paru gue berkerja dua kali lipat buat napas, jantung gue bekerja dua kali lipat berdetak cuma buat mompa darah dan ngalirkan oksigen ke seluruh organ tubuh.
Gue cuma demam doang. Tapi sakitnya masyaAllah semuanya sakit. Gue males ngejabarinnya. Googling banyak hal tentang gejala-gejala sakit yang gue rasain. Menerka-nerka itu emang kampret banget rasanya ya.
Bokap gue ga suka banget liat gue cuma tiduran dikasur doang. Gue gatau apa yang dia pikirin, dia taunya gue sakit yang “itu” dan mikir kalau gue tuh gabole tiduran doang. Pagi-pagi bener selalu disuruh buat jalan didepan rumah. Kalau cuma satu doang sakitnya cuma itu doang ya gpp.
Dan lagi kalau lagi bisa pasti gue lakuin.
Persis. Kita sama.. karena orang terdekat sekalipun ga akan pernah bisa ngerasain apa yg sebenarnya terjadi. Satu satunya yg ngerti ya cuma diri kita sendiri. Yang kuat ya kita.. @tuanpoetry kamu ga sendirian.
Lagi lagi, perbincangan kita berakhir menggantung. Untuk yang kesekian kalinya. Seperti hal yang harus kembali kupecahkan di kemudian hari. Aku bingung kenapa semuanya terlalu abu abu untukmu. Dibagian mananya yang tak kau pahami?
Aku pernah berdoa pada Tuhan.. jatuhkan hatiku pada orang yang tepat. Dan Allah maha baik. Dia menjatuhkan ku padamu, dan memang iya. Kamu orang yang tepat.
Tepat untuk mengajari ku arti kuat, arti sabar, arti hidup, berjuang. Dan masih banyak lagi. Kamu tepat...Allah tak pernah salah.
Karena tepat bukan selalu tentang bersama pada akhirnya. Definisinya terlalu luas. Intinya, garis Allah selalu tepat.
Orang terdekatmu sekalipun tak ingin mendekat. Lantas apa yang paling dekat? Aku lupa. Yang paling dekat adalah kematian...
Bukan menghilangkan mimpi. Hanya menunda sebentar. Ya?
Givin up?
Keputusan dihidup ku. Ketika harus menentukan pilihan. Banyak hal yang harus di lalui. Banyak hal yang harus dihentikan. Banyak hal yang harus dikorbankan. Melihat orang terdekat dan tersayang menangis kecewa. Terlihat sebuah keputusasaan disana. Sebuah pendewasaan yang jujur rasanya tak mudah. Harus berhenti ditengah jalan. Karena hal yang bukan lagi soal cinta. Tentang hidup banyak orang. Bercerita soal mimpi yang harus kandas. Dan memahami setiap ragu yang harus berusaha diyakinkan. Aku tetap manusia. Sama seperti kalian. Punya hati, pun punya rasa. Jika suatu hari kalian benci karena aku memilih keputusan ini. Tak apa. Asal kalian tak ikut malu akan keputusan ini. Aku berhenti dan selesai ya. Aku pamit. Semoga hari hari kalian menyenangkan. Aku pergi..