Engkau yang terkatung-katung antara besarnya impianmu dan kecilnya kenyataanmu, antara besarnya tanggung-jawabmu dan kecilnya harapanmu, dengarlah ini... . Sahabat baik hatiku, . Hentikanlah kebiasaanmu memperkuat kegelisahan di dalam lamunanmu. . Cukupkanlah pemanjaanmu atas rasa khawatirmu. . Sudahilah kepatuhanmu kepada kecenderungan untuk menunda pengindahan dirimu. . Hidupmu sudah lama dimulai. . Dan jelas sudah bahwa engkau belum memulai. . Hapuslah air mata hatimu, dan hadapkanlah wajah tulusmu kepada Tuhan, dan katakanlah.. . Tuhanku, . Maafkanlah kekasih kecilMu ini, yang belum kunjung tegas mendahulukan yang baik bagiku. . Aku sering membayangkan keberhasilan, tanpa bersedia menjadi pribadi yang pantas bagi keberhasilan dalam bayanganku. . Bagaimana mungkin aku sampai pada kehidupan yang kubayangkan, jika aku tetap belajar dan bekerja dengan cara yang menyebabkan kekuranganku? . Di malam yang sepi dari kegembiraan ini, aku mohon agar Engkau mengangkatku keluar dari kubangan kesedihan dan kelemahan hatiku. . Aku ingin hidup dengan sepenuhnya, seriang mereka yang seperti tak berbeban, dan ceria tertawa dalam harapan yang pasti mengenai hadiah yang Kau janjikan kepada jiwa yang ikhlas. . Tuhanku Yang Maha Sejahtera, . Selamatkanlah aku dari kebingunganku. Hilangkanlah gemetar jemari dan getar bibirku, yang lama dilemahkan oleh perasaan tak berhak untuk berhasil. . Tuhan, janganlah lama Kau biarkan aku tergenang dalam tangisku sendiri. . Aku ingin berhenti menangis. . Aku ingin melihat wajahku tersenyum lagi. . Aku ingin merasa sepenuhnya hidup lagi. . Aku ingin jatuh cinta lagi. . Aku ingin merasa dibutuhkan lagi. . Aku ingin didengarkan lagi. . Aku ingin namaku dipanggil dengan suara yang penuh kasih. . Tuhan, aku ingin hidup sepenuhnya lagi. . Cintailah aku. . Aamiin —MT *) bila anggap ini tulisan curhat, boleh saja. Selebihnya, saya hanya melepas sedikit beban. (: #reminder #penguat #celotehan #lamp #xiaomiredminote3pro #snapseed #happiness #notetomyself (di Lembang, Jawa Barat, Indonesia)