Aku tak berusaha keras untuk kembali aku juga tak pernah berharap untuk bersatu, aku hanya...
Aku hanya menyukai takdir-Nya
Aku mengikuti skenario-Nya
Dan kini aku benar-benar menikmati pengalaman itu
Bagiku tidak ada yang lebih indah dari tuangan tinta yang memenuhi lembaran-lembaran kertas putih ku kecuali ingatan yang pernah ada.
Perjalanan tempo itu terasa begitu menyenangkan terlalu syahdu untuk mengakhiri namun terlalu menyakitkan jika masih dalam ikatan tak wajar.
Semesta terimakasih telah menjadi Tuhan yang begitu romantis setiap kata yang terucap dalam Kitab Mu bagaikan bunga kuncup yang baru mekar indah...indah sekali hampir tak bisa ku ucapkan lewat bait-bait puisi yang ku tulis, terlalu indah dan menenangkan.










