Skenario Di Halaman Pertama //2023
Hi, selamat beranjak dewasa. selamat bertumbuh semakin besar, semakin kuat, semakin hangat, semakin lekat, semakin rindang, semakin dalam, dan semakin matang. menjelang ratusan hari yang tidak akan kembali, mari merancang alur cerita terbaik Ya, karna kamu pemeran utamanya.
365 hari sebelum hari ini tidak mudah ya? sangat melelahkan, hampir saja membuat hati dan akal mu mati. masih hidup kah kamu hari ini? atau hanya tersisa jiwa mati yang terbalut segumpal daging?
bekal peta tua ratusan hari lalu berhasil menghantarkan kamu pada halaman pertama hari ini dengan selamat, walau sedikit terkoyak. tidak masalah semua tetap terlalui, bagian paling penting adalah kamu tetap hidup. entah bagaimana dan apa yang hidup yang jelas kamu masih exist di dunia yang hampir membuat seluruh isinya menggila.
seperti apa hidup itu seharusnya berjalan? aku bertanya-tanya pada malam ditengah gaduhnya dunia, tidak ada yang tahu pasti. semesta selalu memberi cerita diluar nalar kepalaku sendiri, dan kamu sepertinya. tidak ada aturan baku bagaimana cara melawan hidup, dan bising kepala mu sendiri. tidak ada rambu pasti dimana kamu seharusnya berjalan atau berhenti. tidak ada yang bisa ditebak di riuhnya dunia yang tidak berlatar dan sedikit menjengkelkan ini.
seperti langit, hidup mu juga sering bertukar warna. kadang gelap berganti terang, atau biru menjadi kelabu. mari buat alur nya, seperti skenario yang sering kamu rancang dikepala menjelang tidur. hidup mau kau bawa kemana silahkan atur semau nya, aku tidak berjanji semua berjalan semestinya tapi setidaknya hidup di semesta yang riuh ini tidak berakhir sebelum kamu memulainya.
Pertama, langkahmu, dan dirimu. sebelum berjalan lebih jauh menggeluti hari hari di dunia yang tidak pernah pasti, pastikan kaki mu kuat dan mampu berlari, pastikan dirimu hangat! dipeluk erat hati yang telah tulus melekat erat.
kedua, memaafkan. segala hal yang datang padah akhirnya akan menghilang tugas mu hanya memaafkan. saat kau sudah memastikan, dan merasa terbuang tugas mu hanya menutup pintu membawa diri dalam kesunyian untuk sebuah pemulihan, dan lagi-lagi untuk memaafkan.
ketiga, syukur. dan akan kau saksikan jantungku kembali berdetak; tubuhku akan kembali bergerak-larut dalam takdir dengan dagu yang terangkat karna sejatinya setelah berhasil memeluk diriku erat dan memaafkan segala yang retak, syukur ku memuncak menjadikan kesempitan dunia menjadi lapang.
ratusan hari kedepan, yang bahkan tuhan tidak pernah berjanji itu akan mudah, dunia yang tidak pernah berjanji akan selalu berotasi padamu dengan indah, semesta yang tidak pernah berjanji semua akan terkendali dan sesuai kehendakmu. berbekal peta tua itu (lagi), silahkan berlayar kembali puan, mengarungi samudra yang hidup pada matamu itu. semoga kamu selamat, dengan utuh tanpa koyak.
selamat berpetualang, pada 365 hari berikutnya. aku memulai nya dengan meminta, dan menghamburkan do'a-do'a, sekali lagi semoga kamu selamat, dan sampai pada tujuan yang telah kamu rancang sebelumnya. entah bahagia entah kecewa itu hanya salah satu bumbunya. tujuannya tetap sama, kamu tetap hidup dan mencapai bahagia. tetapi jika boleh lebih meminta, aku ingin hari-hari ini dipenuhi lebih banyak bumbu bahagia, semoga saja ya....
sekali lagi, selamat berpetualang dan mengarungi bahtera berbekal selembar peta tua, dan juga selamat berbahagia!