_Saat di titik terendah_ Ada masanya kita berada di titik terendah. Masa dimana pikiran kita gaduh. Dalam keheningan malam pun istirahat bisa berubah jadi tempat menghujat. Pikiran saling bertabrakan, bersahutan melontarkan kata yang sama, "Kau tak pantas!!", "Kau tak berharga!!". Kalimat yang terus diulang berkali-kali. Masa depan yang biasanya membuat pagi penuh semangat, tiba-tiba lenyap. Semua gelap menyeramkan. Bahkan kita mulai ragu memiliki masa depan. Tak apa, pada saat-saat seperti ini, menangislah... Air mata adalah sebuah sistem tubuh untuk mengobati hati yang terluka. Bahkan Nabi Ya'kub menangis hingga buta karena kehilangan anaknya, Nabi Yusuf. Rasullullah Saw pun menangis saat kehilangan pasangan hidupnya, Khadijah. Dan pamannya Abu Thalib. Mungkinkah para nabi itu kurang iman? Kurang ikhtiar? Kurang tawakal? Kurang bersyukur? Tidak, mereka hanya manusia yang memiliki rasa. Sama seperti kita. Begitulah jiwa manusia Allah ciptakan. Kita memang butuh sedih. Agar mau berlama-lama berdoa, mengharap, mengadu, dan merintih pada Allah. Kita memang butuh takut, cemas, khawatir, dan tak berdaya. Untuk belajar menyandarkan, dan menggantungkan pertolongan hanya pada Allah. Kita memang butuh merasa tak berharga. Untuk sadar bahwa selalu ada Allah yang akan menyayangi, memeluk, dan mengobati segala luka. Kita memang butuh gagal, terpuruk, terjatuh. Untuk belajar bangkit, kuat, tangguh, dan memperbaiki segala kesalahan. Titik terendah, ternyata titik kembali. Titik pulang. Titik mengenal Allah lebih dekat. Titik terendah ternyata titik perubahan menjadi pribadi baru yang lebih kuat. Tidak apa berada di titik terendah. Percayalah, setelahnya kita akan mampu menghadapi petualangan yang lebih hebat lagi. 🍁 #perindulangit #hemelhunker #titikterendah #putusasa #semangat #sempurna #bangkit #bertahan #lfl #cairo #masisir #masisirwati #masisirazhar #exploreegypt #alexandriava #muntazah #alazhar #petualang (di El-Montaza Gardens, Alexandria) https://www.instagram.com/p/CFejb9DDcrN/?igshid=16w9dhab51w2x