"Bukan tentang siapa yang pertama kali hadir dalam hidupmu, bukan tentang siapa yang dulu sering memujimu, dan bukan pula tentang siapa yang selalu ada saat dunia tersenyum padamu. Semua itu mudah saat keadaanmu baik-baik saja. Tapi lihatlah siapa yang tetap bertahan ketika hidupmu runtuh, ketika duniamu gelap, dan ketika hatimu penuh luka. Siapa yang tetap menggenggammu meski tanganmu penuh duri? Siapa yang tetap mendoakanmu diam-diam meski kau bahkan tak menyadarinya?
Saat keterpurukan datang, tak ada topeng yang bisa bertahan lama. Hanya ketulusan yang tetap tinggal, hanya kasih yang sebenarnya yang terus ada. Maka bersyukurlah untuk mereka yang tetap setia berdiri di sisimu saat dunia menjauh. Mereka adalah hadiah Allah, bukti bahwa kamu tidak pernah benar-benar sendiri.
Dan jika kamu merasa tak ada yang bertahan, ingatlah satu hal: Allah selalu ada. Dia tak pernah meninggalkanmu meski kamu jatuh, meski kamu jauh, meski kamu lupa. Dia adalah saksi setiap air mata yang kamu sembunyikan, setiap doa yang kamu gumamkan dalam hening, dan setiap luka yang kamu sembuhkan dengan diam. Dialah yang tak pernah pergi, meski seluruh dunia melupakanmu."













