Tak ada yang salah jika kau ingin berkeluh kesah, sebab kita manusia yang sewaktu-waktu dapat merasakan lelah.
Tak masalah jika kau ingin menangis menumpahkan segala resah, sebab kita hanyalah manusia yang lemah.
Tak apa sungguh, jika kau sesekali merasa terpuruk lantaran berbagai problema hidup yang menumpuk.
Berkeluh kesahlah, menangislah, mangaduhlah.
Sebab kau bukanlah malaikat, tapi hanyalah seorang manusia yang kadang merasa tak kuat atas segala rasa sakit yang menyayat.
Namun ingat, bahwa kau harus tetap dalam koridor-Nya saat kau merasakan nestapa yang tak ada habisnya. Sebagaimana Nabi Ya'qub yang mengadukan segala susah dan sedihnya hanyalah pada Dia yang Maha Kuasa.
"Hanya kepada Allahlah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku."
Sungguh segala pilu akan berlalu seiring waktu. Dan kehidupan di dunia ini hanyalah sekejap, sedangkan di akhiratlah yang akan tetap.
Jadi, tetaplah tegap meski napasmu mulai terasa pengap. Sebab Allah akan senantiasa mendekap siapa saja yang menjadikan-Nya tempat berharap.
@penaalmujahidah


















